RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi pemangkasan pohon perindang./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul mulai mendata dan memangkas pohon-pohon yang terlalu rindang, khususnya yang berada di tepi jalan umum. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan.
“Terkait dengan menghadapi musim penghujan, DLH telah melakukan antisipasi terkait dengan keberadaan pohon yg potensi tumbang atau roboh yang dapat membahayakan penggunan jalan,” kata Kepala DLH Bantul, Ari Budi Nugroho, Senin (5/10/2020).
Ia mengaku sejak dua pekan terakhir sudah memangkas ranting pohon di 10 titik yang dianggap membahayakan pengguna jalan dan bangunan rumah. Beberapa titik pemangkasan ranting pohon di antaranya di Jalan Jogja-Wonosari, Piyungan, Bantul atau sekitar objek wisata Bukit Bintang dan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Selain itu pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk memotong sendiri pohon sekitar rumah yang dianggap membahayakan jika tertiup angin kencang atau meminta bantuan petugas DLH untuk memotongnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.
Prof Dante tegaskan obesitas adalah penyakit serius yang meningkatkan risiko jantung dan kanker, perlu penanganan menyeluruh.
BRIN dorong pembahasan RUU Pemilu dipercepat agar Pemilu 2029 berjalan berkualitas dan sesuai tahapan.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.