Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi pasar hewan/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, SLEMAN- Rencana pembangunan Pasar Hewan dan Hobbies di Godean dilaksanakan tahun ini. Pembangunannya dilakukan bertahap.
Berdasarkan data Badan Layanan Pengadaan (BLP) Pemkab Sleman lelang pembangunan pasar tersebut dimulai September lalu. Hingga kini proses penawaran lelang terus berjalan. Adapun nilai proyek pembangunan ini mencapai Rp799 juta menggunakan APBD Sleman.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengakui jika proses pembangunan pasar Hewan dan Hobbies Godean tersebut dimulai tahun ini. Hanya saja, katanya, proses pembangunannya dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Hoaks Penutupan Salon karena Corona di Bantul Beredar Luas
"Iya, pembangunannya bertahab mulai tahun ini. Bukan anggaran multiyears tapi [dibangun] secara bertahap," katanya saat dikonfirmasi Harian Jogja, Kamis (8/10/2020).
Menurut Mae, untuk tahap pertama anggaran pembangunannya sekitar Rp425 juta. Lokasi pembangunan Pasar Hewan dan Hobbies, lanjut Mae, berada di sisi Timur Pasar Induk Godean. Adapun rencana revitalisasi Pasar Induk Godean sendiri saat ini masih dalam tahap DED (detail engineering design) dengan nilai anggaran sekitar Rp524 juta.
Baca Juga: Ada Mahasiswa UGM Hingga Polisi, Ini Daftar 9 Orang yang Terluka Akibat Bentrok di Malioboro
"Nantinya pemenang lomba desain Pasar Godean akan mendampingi penyusunan DED serta proses pembangunan revitalisasi Pasar Godean mendatang," kata Mae.
Sementara Sekretaris Disperindag Sleman Haris Martapa mangaku belum bisa memberikan informasi detail terkait rencana pembangunan pasar Hewan dan Hobbies Godean dengan alasan masih dalam proses pelelangan. "Nanti akan kami sampaikan setelah ditetapkan pemenang lelang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Sri Sultan HB X melantik sembilan pejabat tinggi Pemda DIY dan menegaskan jabatan harus dibuktikan lewat integritas serta kinerja nyata.
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut sejumlah mal diminta membongkar pagar karena persoalan izin. Pemasangan pagar dipastikan bukan terkait isu keamanan Agust
Kejagung menggeledah rumah Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi serta TPPU Febrie Adriansyah.
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.
Damkarmat Kota Jogja masih menunggu kekancingan Kraton Jogja untuk membangun pos damkar baru di Alun-Alun Utara.