Blue Food Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia pada 2050
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Proyek jembatan baru depan Gembira Loka Zoo (GL Zoo) memasuki tahap akhir. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman DPUPKP) Kota Jogja targetkan pada November jembatan bisa difungsikan.
Kepala DPUPKP Kota Jogja, Hari Setyowacono menjelaskan bahwa pembongkaran divider sudah mulai dilakukan di jembatan baru GL Zoo. Salah satu kendala proyek yakni adanya tiang listrik pun telah diatasi dengan menggeser ke sebelah barat.
Baca juga: Pemerintah Gandeng PHRI Siapkan 120 Hotel untuk Isolasi Mandiri Pasien OTG
"Mulai ada pembongkaran, kemarin tiang listriknya sudah mulai digeser ke barat itu, terus segera kami lakukan penataan divider," terangnya, pada Jumat (9/10/2020).
Dijelaskan Hari, penataan divider jalan dilakukan dengan mengecilkan bentuk divider sehingga nanti akses kendaran6 jembatan yang baru menuju traffic light menjadi nyaman.
"Dikecilkan ke timur, kami potong divider yang barat jembatan, kami hilangkan sebagian tidak semuanya, jadi manuver dari jembatan baru menuju traffic light kan menjadi nyaman untuk kendaraan besar," paparnya.
Menurut Hari penyebab lamanya proyek jembatan baru GL Zoo dikarenakan menunggu pindahnya tiang listrik. "Itu kan kemarin kan mindahnya ada keterkaitan dengan pln jaringan listriknya. Sekarang sudah, itu agak cepat harapannya awal November bisa terselesaikan segera kami koordinasi sambil berjalan dengan Dishub untuk manajemen lalu lintasnya," terangnya.
Baca juga: Di Masa Pandemi, Karyawan Kehilangan Pekerjaan, Direksi Malah Tambah Kaya
Selain itu Hari berpendapat saat ini proses pengerjaan proyek hanya tinggal sedikit. "Dan ini saya kira juga tinggal itu, kan sebagian sudah dibongkar dividernya. Ya paling akhir oktober secara fisiknya selesai, nanti awal November kita bersama Dishub bisa memfungsikan jembatan yang baru," ujarnya.
Terkait rambu-rambu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub. Namun, target secara fisik itu November diselesaikan. Menyangkut uji beban dan kelayakan jembatan lainnya, dikatakan Hari bahwa itu telah dihitung saat proses pengerjaan jembatan.
"Itu kan membuat jembatan waktu itu sudah dihitung, dalam rangka membuat jembatan kapasitas, dan bebannya sudah diperhitungkan waktu membuat jembatan, setelah ada jembatan baru sesuai desainnya, untuk bisa dilewati beban sekian, ini kan dalam rangka memfungsikan lagi," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Jogja, Windarto menerangkan jika rencananya kendaraan dari arah Timur ke arah Barat akan melintas jembatan yang baru. Sementara dari arah sebaliknya, kendaraan melintas di jalan yang saat ini dioperasikan. "Kita kasih rapat berkala terkait manajemen lalu lintasnya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.