Gerindra Gunungkidul Bangun Kantor Rp1 Miliar, Rampung Akhir Tahun
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Ilustrasi/Antara-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Proses rekrutmen petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada Gunungkidul 2020 tidak berjalan dengan mulus. Masa pendaftaran anggota KPPS di KPU dan pengawas TPS di Bawaslu harus diperpanjang.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rini Iswandari, mengatakan pendaftaran pengawas TPS ditutup pada Kamis (15/10/2020) pukul 24.00 WIB. Pada saat ditutup, belum semua kuota pendaftar di 18 kapanewon terpenuhi, karena hanya Tepus dan Nglipar yang kuotanya terpenuhi sesuai peraturan.
“Satu TPS ada satu pengawasnya. Tapi, pada saat rekrutmen, minimal harus ada dua pendaftar. Yang bisa memenuhi aturan ini, baru Kapanewon Tepus dan Nglipar,” kata Rini kepada wartawan, Jumat (16/10).
BACA JUGA: Proyek Tol Jogja-Solo Dimulai Bulan Depan, Kontraktor Minta Restu Sri Sultan
Dia menjelaskan, jumlah pendaftar yang masuk ada 2.426 orang. Jumlah ini belum sesuai dengan ketentuan, karena yang dibutuhkan minimal 3.800 pendaftar. Oleh karenanya, lanjut Rini, rekrutmen di 14 kapanewon diperpanjang. Masa perpanjangan ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama berlaku selama empat hari setelah pendaftaran reguler ditutup. Tahap kedua dibuka kesempatan untuk memenuhi kuota apabila di tahap pertama, kuota dua kali dari kebutuhan pengawas TPS belum terpenuhi. “Perpanjangan tahap kedua rencanannya dilakukan 20-16 Oktober mendatang,” katanya.
Apabila kuota pendaftaran tidak terpenuhi hingga masa perpanjangan kedua, seleksi akan menggunakan jumlah pendaftar yang ada.
BACA JUGA: Sempat Diduga Mabuk, Sopir Mobilio Laka Maut Jalan Magelang Dinyatakan Negatif Alkohol
Proses perpanjangan pendaftaran untuk petugas di TPS tidak hanya terjadi di bawaslu. Hal yang sama juga terjadi rekrutmen anggota KPPS di KPU. Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan kuota pendaftar anggota KPPS belum terpenuhi. Ia mencatat ada beberapa desa di Kapanewon Wonosari, Ponjong, Purwosari, dan Karangmojo belum sesuai kebutuhan. “Setiap TPS ada tujuh petuagas KPPS. Dalam pendaftaran masih ada yang kurang dari tujuh pendaftar,” katanya.
Hani menuturkan dengan kondisi tersebut, rekrutmen anggota KPPS di sejumlah desa diperpanjang. “Perpanjangan hingga 18 Oktober. Mudah-mudahan selama perpanjangan kuota bisa terpenuhi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Dua korban kebakaran di Berbah berhasil dievakuasi dari lantai tiga. Proses evakuasi terkendala akses sempit dan material berbahaya.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.