Iuran BPJamsostek Turun, Pekerja Pamsimas di Jogja Dapat JKK dan JKM
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Sleman Budiharjo./Antara-HO-Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memastikan Pemilihan Lurah (Pillurah) Kabupaten Sleman secara e-voting akan dilaksanakan pada 20 Desember 2020.
“Adanya kepastian penyelenggaraan pilkades atau pillurah melalui e-voting ini berdasarkan hasil rapat koordinasi virtual Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Nata Irawan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Sleman Budiharjo di Sleman, Jumat.
Menurut dia, dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman mendapatkan izin untuk melaksanakan Pillurah 2020 dengan metode e-voting.
BACA JUGA: Kemendagri Minta Paslon Gunakan Masker Sebagai Alat Peraga Kampanye
"Setelah melaksanakan rekomendasi dari Dirjen Bina Pemdes untuk mendaftarkan terkait waktu pelaksanaan Pilkades setelah adanya penundaan. Kemudian kami memastikan kembali, jawabannya diizinkan," katanya.
Ia mengatakan, setelah mendapatkan izin penyelenggaraan Pillurah 2020, Pemkab Sleman segera melaksanakan koordinasi untuk segera menyusun dan menerbitkan keputusan bupati tetentang penetapan hari dan tanggal pemungutan suara melalui metode e-voting.
"Kepastian pelaksanaan Pillurah Kabupaten Sleman ini juga tentu diimbangi dengan persiapan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat," katanya.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem di Musim Hujan, Ini Saran dari BMKG
Budiharjo mengatakan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat tersebut sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
"Protokol kesehatan yang optimal tentu harus dilaksanakan. Sleman sudah siap. Selain protokol memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak, kami juga siapkan fasilitas APD dan rapid test bagi seluruh petugas pemungutan suara Pillurah," katanya.
Calon pemilih nantinya juga akan diberi sarung tangan pada saat pemungutan suara.
"Sehingga dalam teknisnya, alat pemungutan suara tidak akan tersentuh secara langsung oleh calon pemilih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.
Bulog mengubah pola pengelolaan stok beras SPHP dari FIFO menjadi formula mixing 2-3-4 untuk menjaga mutu beras yang disalurkan.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.