CJIBF 2026 Catat Rencana Investasi Rp20,073 Triliun, Bank Jateng Sinergi Dunia Usaha
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretariat Kabinet Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta [DIY] menggelar lokakarya bertajuk Membangun Karakter Anak Disabilitas melalui Pendidikan Inklusi di Kompleks Kepatihan, Danurejan, Jogja. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih setara kepada penyandang disabilitas.
“Anak-anak disabilitas ada di sekitar kita. Kita harus membangun eksistensi mereka dengan lebih baik lagi. Anak-anak disabilitas harus kita fasilitasi untuk kegiatan pendidikan dan pekerjaan mereka,” ujar istri Wakil Gubernur DIY sekaligus Penasihat Dharma Wanita DIY, GKBRAA Paku Alam, kepada awak media Senin (9/11).
Penyandang disabilitas, menurut dia punya hak yang sama atas ketenagakerjaan, kesehatan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukum, penanggulangan bencana, tempat tinggal dan terutama akses untuk menikmati pendidikan. Lewat pendidikan, penyandang disabilitas dapat mengembangkan serta menggali potensi dalam dirinya.
Kesadaran tentang kesetaraan itu yang kemudian mendorong pemerintah untuk segera bergerak. Peraturan Daerah (Perda) No.4/2012 yang mengatur hak-hak penyandang disabilitas menjadi jaminan atas komitmen pemerintah.
Selain menempuh jalur formal, Pemda DIY melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY telah menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi terhadap penyandang disabilitas. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas penyandang disabilitas agar bisa mandiri di kehidupannya.
GKBRAA Paku Alam mencontohkan Kelompok Usaha Difabel Moyudan, Sleman yang bergerak pada industri peternakan bebek. Kelompok usaha tersebut berhasil mencatatkan kesuksesan berkat pelatihan pemasaran digital yang difasilitasi pemerintah.
Kegiatan serupa diharapkan terus dilakukan secara simultan. Dengan harapan, kesetaraan yang dikehendaki oleh penyandang disabilitas dapat segera diwujudkan. “Kalau bukan sekarang kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?” ucapnya.
Butuh Kolaborasi
Sedangkan Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia mengatakan bahwa salah satu cara untuk mewujudkan kesetaraan dapat ditempuh melalui penyelenggaraan pendidikan, baik lewat jenjang inklusif atau khusus. Ia mengakui cara tersebut memang bukan hal yang mudah memang bagi siswa penyandang disabilitas. Maka demikian, butuh kolaborasi antara berbagai stakeholder agar target pembangunan tersebut dapat segera tercapai.
Angkie melanjutkan ada alasan khusus terkait dengan pemilihan Kota Jogja sebagai tuan rumah lokakarya pendidikan inklusi. Yogyakarta dipandang sebagai daerah yang punya spirit inklusivitas tinggi. Dari 14 kecamatan di Kota Jogja, 10 di antaranya mendapat predikat sebagai kecamatan inklusi. Pada 2021 mendatang, targetnya seluruh kecamatan memperoleh predikat serupa.
“Kami Staf Khusus Presiden memilih Jogja sebagai tempat acara karena Jogja memiliki kepedulian yang kuat untuk pemenuhan dan perlindungan hak disabilitas dan bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain sebagaimana akses terhadap disabilitas bisa terselenggara dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Angkie.
Penyelenggaraan lokakarya bertema Membangun Karakter Anak Disabilitas melalui Pendidikan Inklusi merupakan salah satu agenda dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Disabilitas Internasional 2020. Pada tanggal 11 November 2020 mendatang lokakarya kedua akan kembali di gelar dengan mengambil lokasi yang sama di Jogja. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.
FEB UGM menggandeng Hochschule Osnabrück Jerman melalui IDB untuk mencetak doktor praktisi. UKT program ini Rp50 juta per semester.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 33 penerbangan terdampak.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.059 korban. Pakar hukum menjelaskan peluang jerat pidana akibat kelalaian maupun kesengajaan.
Gen Z dan Alpha mulai mengurangi screen time dan mencari pengalaman offline, termasuk berkumpul di kawasan seperti Blok M dan Dukuh Atas.
Jadwal KSPN Jogja 6 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.