Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Direktur YouSure, Najib Azca, dalam Press Conference Pembukaan Soprema 2020, Senin (9/11/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi pelaku usaha, termasuk sociopreneur muda. Sebagai upaya membangkitkan kembali semangat dan kreativitas, Pusat Kajian Kepemudaan atau Youth Studies Centre (YouSure) Fisipol UGM menggelar Sociopreneur Muda Indonesia (Soprema) 2020.
Agenda rutin ini telah memasuki tahun kelima. Dengan konsep yang lebih segar, yakni virtual expo, Soprema 2020 mengangkat tema Inspiring Millennials as Sociopreneurship Champion. Berbagai produk usaha dari para sociopreneur muda dapat diakses di akmindonesia.org.
Ketua Soprema, Hempri Suyatna, menjelaskan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, seluruh kegiatan Soprema 2020 dilaksanakan secara daring. “Berbagai penyesuaian dan inovasi dilakukan agar Soprema dapat senantiasa berkomitmen mendukung kiprah sociopreneur muda Indonesia,” ujarnya, Senin (9/11/2020).
Ia melihat pandemi Covid-19 membuat kegiatan ekonomi dan bisnis sosial lesu, sehingga perlu diberi dorongan agar mampu bangkit dan bersaing lagi. Soprema 2020 diharapkan dapat menjadi wujud kontribusi dunia akademik dalam menyelesaikan sosial yang dihadapi generasi muda.
Soprema 2020 mendapat animo besar dari sociopreneur muda, terbukti dengan jumlah pendaftar kompetisi yang berasal dari 25 provinsi di Indonesia, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 23 provinsi. Kali ini, Soprema juga mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, BRI dan BP Jamsostek.
Rangkaian kegiatan Soprema 2020 berlangsung mulai 10 November hingga 4 Desember mendatang, meliputi Inkubasi & Pitching pada 11-14 November, Bincang Soprema pada 14 November, Virtual Expo pada 14 November sampai 4 Desember, dan Awarding Soprema pada 4 Desember.
Direktur YouSure, Najib Azca, menuturkan dalam virtual expo akan dibuat semacam market place, yang di dalamnya menampilkan video company profile masing-masing produk, sekaligus bisa bertransaksi langsung. “Mempertemukan sociopreneur dengan pembeli langsung,” ujarnya.
Soprema merupakan kegiatan yang melibatkan berbagai wilayah. Menurutnya, hal ini merupakan kebijakan afirmatif, karena masih ada ketimpangan antara daerah antara di pusat dan pinggiran, sehingga sociopreneur dari seluruh penjuru Nusantara harus turut diberi ruang dalam kegiatan ini.
Dalam empat tahun terakhir, Soprema mengadakan kompetisi dengan pendaftar dari 31 provinsi di Indonesia. Selain kompetisi, Soprema juga menggelar expo dan seminar. Dengan moto Express Your Creative Passions, diharapkan Soprema mampu menyalurkan jiwa sociopreneurship generasi muda untuk mewujudkan kesejahteraan Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.