Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo, secara simbolis memberikan bonus bagi atlet NPC yang berprestasi di Aula unit II Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Rabu (11/11/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo akhirnya memberikan bonus kepada para atlet National Paralympic Committee (NPC) Kulonprogo yang berprestasi meraih medali pada Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) DIY 2019.
Bonus berupa uang sebesar Rp657,5 juta itu diberikan secara simbolis oleh Bupati Kulonprogo, Sutedjo kepada perwakilan NPC di Aula unit II Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Rabu (11/11/2020).
"Semoga bonus yang diberikan ini bisa memacu semangat para atlet NPC untuk kembali berprestasi dalam peparda berikutnya," kata Sutedjo.
Dalam Peparda DIY 2019, Kulonprogo meraih peringkat empat dari lima kabupaten dan kota di DIY. Medali yang diraih meliputi 17 emas, 9 perak dan 11 perunggu. Bonus tak hanya diberikan kepada para atlet, tapi juga pelatih serta official yang terlibat dalam ajang tersebut.
Baca juga: Gelombang Tinggi Diperkirakan Terjadi Selama 3 Hari di Pesisir Selatan DIY
Ketua NPC Kulonprogo, Widi Nuryanta, mengucapkan terimakasih atas bonus yang diberikan pemerintah. Terlebih kata Widi, untuk pertama kalinya bonus dan nilai nominal yang diterima para atlet setara dengan atlet non disabilitas.
"Untuk atlet peraih medali emas mendapat Rp10 juta, peraih perak mendapat Rp7,5 juta dan peraih perunggu Rp5,5 juta," kata Widi.
Para altet NPC Kulonprogo harus menunggu waktu lama hingga akhirnya bisa menerima bonus tersebut. Pengurus NPC bahkan sempat melakukan audiensi dengan jajaran Pemkab terkait kejelasan bonus bagi atlit berprestasi itu. Audiensi yang digelar pada 2 Juli 2020 lalu itu merupakan upaya NPC untuk mendapatkan hak tali asih atas raihan prestasi dalam Peparda DIY 2019, karena hanya Kulonprogo yang saat itu belum memberikan bonus, sementara daerah lain sudah menerima.
Baca juga: Anak Korban Pembakaran di Kulonprogo Pukul Pelaku saat Reka Adegan
"Atlet daerah lain di DIY sudah menerima bonus, sedangkan Kulonprogo belum sama sekali," kata Wakil Ketua NPC Kulonprogo, Putut Proboseto, dalam audiensi itu.
NPC melihat pemberian bonus bagi atlet berprestasi merupakan hal yang cukup penting. Jika tidak, NPC khawatir atlet akan pindah ke daerah lain. Di sisi lain, untuk menjaring bibit atlet difabel di Kulonprogo saat ini sangat sulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.