Gelombang Tinggi Diperkirakan Terjadi Selama 3 Hari di Pesisir Selatan DIY

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
11 November 2020 10:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Masyarakat yang berada di Kawasan Pantai Selatan hendaknya meningkatkan kewaspadaan. Mengingat Badan Meteorologi Geofisik (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi selama tiga di sepanjang perairan selatan, salah satunya wilayah DIY.

Berdasarkan informasi yang diunggah di twitter @StaklimJogja, surat berisi tentang peringatan dini gelombang tinggi itu dikeluarkan oleh BMKG. Peringatan ini berlaku sejak Selasa (10/11/2020) malam hingga Jumat (13/11/2020) pagi.

Dalam surat terdapat pusat tekanan rendah 1008hPa di Samudera Hindia Barat kepulauan Mentawai. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari timur-tenggara dengan kecepatan 4-22 knot. Sedangkan kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan. Hal itu mengakibatkan tinggi gelombang di wilayah perairan Indonesia termasuk DIY.

BMKG memberikan keterangan akan terjadi gelombang kategori tinggi untuk tujuh wilayah perairan selatan salah satu pesisir selatan DIY. Adapun gelombang kategori tinggi itu berkisar antara 2,5meter hingga 4 meter

Sebagai catatan seperti sebelumnya bahwa perlu memperhatikan risiko terhadap keselamatan pelayaran antara lain:

- Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter)

- Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter)

- Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter)

- Kapal ukuran besar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter).

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Peringatan dini ini berlaku sejak Selasa (10/11/2020) malam hingga Jumat (13/11/2020) pagi.