Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Dua orang siswa SMK N 3 Jogja Jurusan Listrik tengah melaksanakan pembelajaran praktik. /Harian Jogja-Hery Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara luring (luar jaringan). Namun, KBM luring hanya terbatas pada praktik saja. Sementara untuk teori masih dilaksanakan secara daring (dalam jaringan).
Kepala SMK N 3 Yogyakarta, Bujang Sabri mengatakan bahwa izin melaksanakan KBM luring sudah ia kantongi sejak 1 Oktober 2020 silam. Pemprov, katanya memberikan lampu hijau dengan catatan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
“Sesuai edaran dari kementerian bahwa SMK boleh menggelar kegiatan belajar mengajar luring dengan catatan memenuhi standar penanganan Covid – 19 dan harus mengajukan izin,” katanya kepada Harianjogja.com, Jum’at (13/11/2020).
Baca juga: Belasan Orang dalam Satu Keluarga di Danurejan Terpapar Covid-19
Bujang menjelaskan, tidak semua siswa melaksanakan KBM luring. Hanya 25% dari total 1.876 siswa saja yang masuk sekolah. Itupun masih dibagi lagi menjadi dua sesi setiap hari. Tiap sesi memiliki durasi selama tiga jam. “Sekarang kelas 12 sedang melaksanakan praktik kerja lapangan. Jadi yang masuk cuma kelas 10 dan kelas 11 saja,” ujarnya.
Sebelum benar-benar menerapkan KBM luring, jajarannya melaksanakan sosialisasi kepada orang tua. Menurutnya, bagian itu cukup krusial. Sebab, para orang tua masih menyimpan kekhawatiran terkait pelaksanaan KBM luring yang berpotensi menyebarkan virus.
Baca juga: Jumlah Pengungsi Merapi Naik, Pagi Pulang & Sore Balik ke Barak
Bujang melanjutkan, penerapan protokol kesehatan pada pembelajaran praktik dimulai ketika siswa datang ke sekolah. Sebelum masuk ruang praktik, siswa diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan terlebih dahulu. Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga turut ditegakkan ketika praktik berlangsung.
“Usai memakai alat, siswa juga harus bertanggungjawab untuk membersihkan dan menggosoknya. Sehingga ketika sesi selanjutnya, alat sudah siap untuk dipakai lagi oleh siswa. Begitu pun juga ketika mau memakai alat. Siswa juga harus memastikan alatnya sudah bersih,” kata alumnus IKIP Yogyakarta.
Ia menambahkan, selama hampir dua bulan pelaksanaan, belum ada laporan terkait penularan Covid – 19 dari KBM luring. Harapnya, kemungkinan terburuk itu tidak terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Honda dan Nissan dikabarkan menyiapkan kerja sama pengembangan software dan komputer kendaraan untuk mobil baru mulai 2029.
Klakson bukan alat untuk melampiaskan emosi. Simak lima etika membunyikan klakson agar berkendara lebih aman, nyaman, dan tidak memicu konflik.
Bruno Fernandes mengaku bangga mencetak hattrick saat Manchester United menang 5-2 atas Ipswich Town di Liga Inggris 2026/2027.
Mau beli HP bekas untuk membuat konten? Simak tips memilih smartphone untuk video, editing, dan live streaming, mulai dari kamera hingga chipset.
Carlos Pena mewaspadai PSIM Jogja pada laga perdana Super League 2026/2027. Persita membawa ambisi setelah membenahi kelemahan musim lalu.