Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Merti Kali Code./Antara-Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja menyatakan peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang bersamaan dengan musim penghujan memunculkan potensi terjadinya lahar hujan. Ancaman paling besar terdapat di Sungai Code.
Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja Iswari Mahendrarko kepada Harianjogja.com mengatakan, potensi lahar hujan perlu diantisipasi sebab Kota Yogyakata dilalui oleh tiga sungai (Code, Winongo dan Gajahwong) yang berhulu di Gunung Merapi.
Namun, perhatian tertuju kepada Sungai Code. Sebab, sungai itu dapat dikategorikan sebagai kawasan yang paling rawan terkena dampak lahar hujan. Terdapat delapan kemantren yang berbatasan langsung dengan sungai tersebut, yakni Tegalrejo, Jetis, Gondokusuman, Danurejan, Pakualaman, Gondomanan, Mergangsan dan Umbulharjo.
Iswari melanjutkan, jika menengok bencana erupsi Merapi 2010, terdapat beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Pada saat itu sejumlah bantaran sungai belum dilengkapi talud. Kamera CCTV dan sistem peringatan dini lahar hujan urung tersedia. “Sosialisasi kepada masyarakat dan simulasi juga belum ada,” tambahnya.
Berangkat dari catatan tadi, Iswara dan jajaranya telah mengambil langkah demi mengantisipasi kejadian serupa pada tahun ini. Kamera CCTV dan sistem peringatan dini sudah terpasang. “Termasuk sosialiasi kepada masyarakat di bantaran sungai soal lahar hujan,” tukasnya.
BACA JUGA: Magma Makin Dekat ke Permukaan, Aktivitas Merapi Makin Tinggi
Terpisah, Lurah Keparakan, Rina Budi Prastiwi menuturkan bahwa wilayahnya termasuk rawan dan menjadi langganan terkena dampak lahar hujan. Pasalnya, bagian timur Kalurahan Keparakan berbatasan langsung dengan Sungai Code.
“Secara berkala kita lakukan sosialisasi dan pembelajaran kepada masyarakat tentang mitigasi bencana lahar hujan. Bukan cuma itu, pembelajaran terhadap mitigasi bencana lainnya seperti banjir pun juga kita lakukan,” ujar Rina kepada Harian Jogja, Jumat (19/11/2020).
Langkah preventif itu, kata Rina makin intens dilakukan menyusul peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang bersamaan dengan datangnya musim penghujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Kamis 30 Juli 2026. BMKG memprediksi cuaca cerah di seluruh wilayah Yogyakarta dengan suhu berkisar 21-30 derajat Celsius.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 28 Juli 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.