Teknik Kimia dan Teknik Industri UAD Latih Warga Buat Dehumidifier
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program Pengabdian kepada Masyarakat.
Calon Wakil Bupati Sleman saat bertemu sejumlah influencer di Kayangan Resort, belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang pemungutan suara Pilkada 2020, Barisan Relawan Kustini Danang (Barakuda) memasifkan peran influencer milenial Sleman. Diharapkan dengan peran influencer dapat mendorong para pemilih yang belum menentukan pilihan untuk memilih pasangan Kustini-Danang.
Kegiatan Barakuda yang melibatkan puluhan influencer milenial digelar di Kayangan Resort, dihadiri oleh Ketua Tim Pemenangan Kustini-Danang, Raudi Akmal dan Calon Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
Dalam pertemuan itu Raudi Akmal menyampaikan data pemilih di Sleman yang belum menentukan pilihan pada pilkada serentak sekitar 40%. "Ada sekitar 40 persen atau sekitar 228.000 pemilih yang belum menentukan pilihan. Kami harapkan peran para influencer ini bisa membantu kami agar mereka bisa menjatuhkan pilihannya pada Kustini-Danang," kata Raudi, seperti dalam rilis yang diterinma Harian Jogja, Kamis (26/11).
Influencer muda yang tergabung dalam Barakuda, dijelaskan Raudi Akmal, merupakan representasi dari anak muda dari seluruh sekolah yang ada di Sleman. Tentunya, mereka bisa memberikan dampak yang besar, utamanya di dunia media sosial di Sleman.
"Tak hanya ajakan memilih Kustini-Danang, tetapi juga menyampaikan visi-misi unggulan seperti Internet gratis di tiap dusun, sport center tiap kalurahan serta 33 program strategis lainnya. Kami akan bersama-sama memenangkan hati masyarakat Sleman," kata Raudi.
Koordinator Relawan Muda Barakuda, Septi Wahyu Arifianto, menyampaikan peran influencer milenial di Sleman cukup berpengaruh, utamanya dalam arus media sosial. Melalui beragam konten kreatif yang diciptakan serta solidaritas tinggi dari para pengikut, peran influencer muda ini sangat diperhitungkan. "Antusiasme anak muda tidak bisa dibendung. Mereka rata-rata setuju dengan program Kustini-Danang yang sangat memperhatikan anak muda. Tentu ini menjadi hal bagus dalam melibatkan peran anak muda ke depan dalam membangun Sleman," kata lelaki yang akrab disapa Fian.
Waktu pemilihan yang kurang dari dua pekan membuat semua influencer muda harus masif menyajikan kampanye yang positif melalui akun media sosial masing-masing. "Kami memasifkan unggahan di media sosial masing-masing. Kami harus memanfaatkan waktu agar partisipasi pemilih maksimal dan Kustini-Danang bisa menang pada 9 Desember besok," kata Fian. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai program Pengabdian kepada Masyarakat.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.