Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Logo UGM./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan PT Filipina Antiviral Indonesia (FAI) tengah mengembangkan obat antivirus covid-19. Obat ini tengah dalam pengembangan dan menunggu izin dari BPOM dan Komite Etik untuk dilakukan uji klinis. Rencananya obat anti virus covid-19 ini ditargetkan akan siap dipasarkan pada 2022. Hal itu dikemukakan oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Prof. Dr. Paripurna Sugarda dalam keterangannya kepada wartawan secara virtual di sela kegiatan UGM-Industri Research Forum 2020, Rabu (2/12/2020).
Paripurna menuturkan kerja sama pengembangan obat menggandeng FAI dimana perusahaan filantropi ini menyediakan pendanaan bagi peneliti UGM untuk mengembangkan obat untuk membantu penanggulangan pandemi covid-19. “Kerja sama ini awalnya untuk mengembangan obat antiradang namun juga dikembngakan untuk antivirus covid-19 juga,” katanya melalui rilis yang diterima Harianjogja.com.
Melalui kerja sama dengan mitra industri ini menurut Paripurna,maka UGM nantinya tidak hanya memproduksi alat diagnosis covid-19 berbasis antigen RI-GHA maupun GeNose yang mendeteksi covid-19 dari hembusan nafas,nantinya UGM akan memproduksi obat anti virus juga.”Kita tidak hanya memproduksi alat deteksi positif covid tapi juga bisa memproduksi vaksin juga bahkan kita bisa memproduksi obat covid-19,”katanya.
Lebih lanjut, Paripurna menjelaskan bahwa sejauh ini pengembangan obat antivirus covis-19 ini masih menunggu izin penelitian dan uji klinis dari BPOM dan Komite Etik Penelitian dan Pengembangan. Apabila sudah mengantongi izin,pihaknya sudah menggandeng PT Kimia Farma untuk kerja sama dalam pengembangan lebih lanjut. “Untuk pengembangnya kita juga kerja sama dengan beberapa rumah sakit di Indonesia,” katanya.
Direktur Utama PT FAI, Mario Pacurso Marcos menyampaikan ia menyambut baik terlaksananya kerja sama dengan pihak UGM ini dalam pengembangan obat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Ia percaya bahwa UGM dengan kapasitas peneliti yang dimilikinya mampu menghasilkan obat anti inflamasi dan obat anti virus covid-19 yang berstandar internasional. “Saya harap kerja sama ini mendorong peningkatan kapasitas SDM di Indonesia maupun Filipina,”katanya.
Jarir At Thobari,Ph.D., salah satu anggota tim peneliti dari FKKMK UGM mengatakan pengembangan obat antiinflamasi dan antivirus sengaja dipilih dikarenakan di tanah air masih sedikit yang sudah mengembangkan. “Beberapa obat antiviral masih sangat sedikit diteliti dan diproduksi langsung,” katanya.
Hingga saat ini untuk penelitian dan pengembangan obat anti inflamasi dan antivirus ini bahan formula untuk pembuatan obat ini masih bergantung dari luar namun ia optimis bahan baku obat ini nantinya sudah bisa sediakan dari tanah air setelah dikembangkan dan diproduksi sendiri.Adapun tahapan uji klinis akan mulai dilakukan pada tahun depan. “Awal tahun depan, kita sudah bisa melakukan proses (uji klinis) tersebut,” paparnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
BPS mencatat 59,6 persen pekerja Indonesia yang bekerja ke luar negeri dalam lima tahun terakhir berpendidikan SMA ke bawah.
HP modern umumnya aman dicas dengan charger laptop USB-C 65W atau 100W. Simak cara kerja USB-PD dan tips memilih charger yang aman.
Tradisi Maulid Nabi di Indonesia hadir dalam beragam bentuk, mulai dari Sekaten, Walimah, Baayun Maulid hingga Kirab Ampyang.
MotoGP Aragon 2026 digelar 28-30 Agustus. Jorge Martin pimpin klasemen dengan 240 poin, Marc Marquez incar puncak. Cek jadwal lengkapnya di sini.
Singapura pemerintahan terbaik ASEAN 2026 dengan skor 77,4. Indonesia peringkat 3 dengan skor 54,9. Simak daftar lengkap 9 negara ASEAN.