Indonesia Borong 2 Emas di WCS Guiyang, Raharjati-Rajiah Juara
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANTUL--Nasib nahas dialami oleh seorang petani di Pleret, Karjiono. Pria berusia 55 tahun warga Gunungkelir RT 08, Pleret ini harus meregang nyawa, akibat tersengat aliran listrik areal sawah pinggir jalan di dusun setempat, Sabtu (5/12/2020) lalu.
Kapolsek Pleret AKP Riwanta mengatakan, awalnya korban hendak pulang dari sawah. Saat itu korban berusaha naik ke jalan dengan memegang tiang lampu penerangan jalan dari pipa besi.
“Saat itu korban terlihat tertunduk. Saksi Waltini yang melihat kejadian berusaha menolong, namun justru terpental. Dibantu warga sekitar, akhirnya korban bisa dievakuasi,” kata Kapolsek, Senin (7/12/2020).
Riwanta menambahkan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan bersma dengan petugas dari puskesmas setempat, korban ternyata telah meninggal dunia. Diduga, korban meninggal karena tersengat aliran listrik.
“Untuk jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ucap Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah meraih emas mixed relay WCS Guiyang 2026 dengan catatan waktu 11,35 detik.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.