Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Calon Bupati Gunungkidul, nomor urut 2 Immawan Wahyudi saat mengikuti proses pemilihan Pilkada Gunungkidul 2020 di TPS 4 Dusun Purbosari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (9/12/2020). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Calon bupati Gunungkidul nomor urut 02 Immawan Wahyudi mengakui kekalahan dalam Pilkada pada Rabu (9/12/2020) lalu.
Calon bupati Immawan Wahyudi mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sukarelawan dan pendukung yang telah membantu berjuang selama pilkada.
Meski hasilnya belum sesuai dengan harapan, ia mengaku legawa karena jadi bagian proses demokrasi yang harus dilalui.
“Saya ucapkan selamat kepada Mayor Purnawirawan Sunaryanta-Heri Susanto yang meraih suara tertinggi. Semoga amanah dan menjalankan kewajibannya,” kata Immawan, Kamis (10/12/2020).
Seperti diketahui paslon nomor urut 04 Mayor Purnawirawan Sunaryanta-Heri Susanto mengklaim memenangi Pilkada 2020 di Gunungkidul.
Ketua Pemenangan pasangan Sunaryanta-Heri Susanto, Heri Nugroho mengatakan, pihaknya memastikan calon yang diusung tampil sebagai pemenang pilkada. keyakinan ini berdasarkan tabulasi data dari fomulir C1 yang dikumpulkan dari para saksi.
Menurut dia, hingga pukul 17.45 WIB, perhitungan sudah mencapai 99% karena proses tinggal menyisakan 20 TPS yang datanya belum dimasukan ke sistem. Meski demikian, Heri dapat memastikan Sunaryanta-Heri Susanto menjadi kepala daerah Gunungkidul yang baru. “Sunaryanta bupatiku, bupatimu bupati kita semua,” kata Heri kepada wartawan, Kamis (10/12/2020).
Hasil real count yang dilakukan Badan Saksi Nasional Partai Golkar, Pasangan Sunaryanta-Heri Susanto unggul dengan perolehan suara 33,01% atau mendapat dukungan sebesar 152.787 suara. Jumlah ini unggul dibandingkan pasangan Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto yang memperoleh dukungan 30,80% atau 142.548 suara. Di posisi ketiga ada pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi dengan dukungan 114.623 suara atau sebesar 24,76%. Sedangkan di posisi keempat ada pasangan Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi yang mendapatkan dukungan sebanyak 11,43% atau sebesar 52.924 suara. “Kami yakin menang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.