Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta wisatawan mewaspadai gelombang laut di pesisir selatan Yogyakarta yang diperkirakan mencapai setinggi 2,5 sampai 4 meter pada Jumat (11/12/2020) sampai Sabtu (12/12/2020).
"Dengan gelombang setinggi itu wisatawan harus berhati-hati karena kontur pantai di perairan selatan Yogyakarta terdapat palung sehingga kalau mandi dan tidak berhati-hati bisa terseret ombak dan masuk palung," kata Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Staklim BMKG Yogyakarta Sigit Prakosa di Yogyakarta, Jumat (11/12/2020).
BACA JUGA: Gejolak Merapi Mulai Mereda
Menurut Sigit, tinggi gelombang itu disebabkan aktivitas sirkulasi siklonik atau tekanan udara rendah yang ada di Samudera Hindia, tepatnya di sebelah selatan Pulau Jawa yang menarik angin di sekitar wilayah perairan itu.
"Sehingga angin akan bertiup kencang. Kami prediksi sekitar 35-50 kilometer per jam di perairan selatan Yogyakarta sehingga akan menyebabkan peningkatan gelombang laut," kata dia.
Pada pusat sirkulasi siklonik itu, kata dia, berdasarkan data peta angin tercatat memiliki tekanan udara mencapai 1.000 milibar yang diperkirakan bertahan hingga 12 Desember 2020.
Selain itu, tinggi gelombang tersebut juga ikut dipengaruhi munculnya Monsun Asia atau angin baratan menggantikan angin yang bertiup dari tenggara atau Monsun Australia.
"Biasanya ketika Monsun Asia aktif maka anginnya akan mengarah ke selatan atau Australia karena menjadi pusat tekanan udara rendah. Sirkulasi siklonik adalah dampak angin baratan tadi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.