Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem di berupa hujan sedang hingga lebat wilayah di dua wilayah di DIY, hari ini, Kamis (17/12/2020).
Dua wilayah tersebut yakni Kulonprogo utara dan Sleman.
Adapun Gunungkidul diprediksi tidak hujan sepanjang hari, hanya berawan tebal pada pagi, siang hari, malam hingga dini hari.
Kota Jogja diprediksi berawan tebal di pagi hari, siang hari, hingga malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Sleman diprediksi berawan tebal pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan tebal pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Bantul diprediksi hujan ringan pada pagi hari, berawan tebal pada siang hari, berawan tebal pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Kulonprogo diprediksi hujan ringan pada pagi hari, berawan tebal pada siang hari, hujan ringan pada malam hari hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Kemenhut menangani kebakaran hutan lewat OMC, penegakan hukum hingga rehabilitasi lahan. Kebakaran juga meningkat di DIY.
Harga BBM dan material konstruksi naik akibat minyak dunia tembus US$100. AKI mendesak pemerintah menerapkan eskalasi nilai kontrak.
DPRD Bantul menyoroti pembakaran sampah liar di Pleret yang mengganggu warga. Dewan meminta kesepakatan pemindahan dipatuhi.
Monyet dari Suaka Margasatwa Sermo mulai masuk permukiman Hargowilis. Warga khawatir satwa kesulitan mendapat pakan alami.
Pansus Papua DPD RI merekomendasikan evaluasi pendekatan keamanan di Maybrat agar warga tetap aman dan leluasa beraktivitas.