Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Bupati Gunungkidul Badingah menggunakan hak pilihnya di TPS Purbosari, Kalurahan Wonosari, Wonosari, Rabu (9/12/2020). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI–Bupati Gunungkidul Badingah mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 yang terlaksana secara lancar, aman dan damai. Hasil perhitungan KPU menunjukan angka partisipasi mencapai 80,18% yang menjadi rekor selama penyelenggaraan pilkada secara langsung sejak 2005 lalu.
“Semua berjalan dengan baik dan keberhasilan ini juga tidak lepas dari partisipasi masyarakat,” kata Badingah, Kamis (17/12/2020).
Menurut dia, penyelenggaraan pilkada sudah berakhir. Masyarakat yang sebelumnya terbelah karena perbedaan pilihan harus kembali bersatu untuk kemajuan Gunungkidul yang lebih baik lagi. “Saya minta suasana kondusif ini terus dijaga sampai kapan pun,” ungkapnya.
BACA JUGA : Selisih Suara di Pilkada Gunungkidul Tipis
Badingah mengatakan, pilihan rakyat telah ditentukan karena hasilnya sudah diketahui bersama. Ia berharap kepada kepala daerah terpilih untuk bisa menjadi pemimpin yang amanah serta merangkul semua pihak, termasuk calon yang menjadi lawan pada saat kontestasi pilkada. “Harus mengayomi dan merangkul semuanya demi kemajuan Gunungkidul,” imbuhnya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, partisipasi pemilih di pilkada tahun ini melampuai target. Pasalnya, pada saat persiapan hanya menargetkan partisipasi pemilih 80% namun pada saat pemilihan berlangsung, tingkat partisipasi melebih karena mencapai 80,18%.
Menurut dia, angka partisipasi ini juga menjadi rekor tertinggi selama penyelenggaraan pilkada secara langsung yang dipilih masyarakat sejak 2005 lalu. Ia mencontohkan, partisipasi di Pilkada 2015 hanya sekitar 70%, sedangkan penyelenggaraan periode sebelumnya masih jauh dari capaian saat ini. “Ini partisipasi tertinggi sepanjang penyelenggaraan pilkada secara langsung,” katanya.
BACA JUGA : Menang di 7 Kapanewon, Sutrisna-Ardi Klaim Menangi
Hani pun berterimakasih kepada seluruh pihak yang membantu dalam kesuksesan penyelenggaran pilkada hingga partisipasi bisa melebihi target yang ditentukan. “Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran media yang membantu mensosialisasikan pilkada,” katanya.
Ditambahkan dia, keberhasilan tidak hanya terlihat dari angka partisipasi pemilih. Namun pada saat penyelenggaraan juga mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona. “Semua TPS telah menerapkannya dan masyarakat juga disiplin menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
Hasil rekapitulasi KPU Gunungkidul, pasangan nomor empat Sunaryanta-Heri Susanto menjadi calon yang memperoleh suara terbanyak dalam pilkada 2020. “Kami masih menunggu apakah ada gugatan terhadap hasil dalam pilkada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.