BLT Rp900 Ribu Cair Juli 2026? Ini Cara Cek Penerima
BLT Rp900 ribu dari Kemensos cair atau tidak Juli 2026? Cek status penerima bansos lewat website dan aplikasi resmi berikut ini.
Plang tanda \"check point\" pengawasan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditempatkan di Jalan Ciledug Raya, Jakarta, Kamis (23/4/2020). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak
Harianjogja.com, SLEMAN- Keputusan Pemerintah Pusat yang menerapkan PSBB di Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari disambut positif oleh Dinas Kesehatan Sleman. Namun usulan tersebut masih akan dikoordinasikan baik dengan Satgas Covid-19 DIY maupun Sleman.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan keputusan pemerintah pusat tersebut masih akan dirapatkan bersama dengan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten. "Kami juga masih menunggu instruksi Gubernur dan rapat koordinasi Satgas Covid-19," katanya kepada Harian Jogja saat dimintai tanggapan terkait rencana PSBB Jawa-Bali, Rabu (6/1/2020).
Baca juga: 4 Pegawai Humas Pemda DIY Positif Covid-19
Menurut Joko, penerapan PSBB yang akan dilakukan hampir mirip dengan konsep minggu tenang yang sebelumnya diusulkan Dinkes Sleman kepada Ketua Satgas Covid-19 Sleman. Namun hingga kini, usulan tersebut masih terus dikaji dan disesuaikan dengan perkembangan Covid-19 di Sleman.
"Sepertinya pak Bupati sudah dapat info lebih dulu tentang rencana PSBB termasuk DIY sehingga penerapan minggu tenang sekalian menunggu keputusan itu," katanya.
Konsep Minggu Tenang Covid-19, lanjut Joko, 11 - 12 dengan rencana PSBB yang dicanangkan pemerintah pusat. Meski demikian, katanya ada sejumlah item yang harus disesuaikan dengan kondisi Sleman. "Kami akan mencermati setiap itemnya, ya kurang lebih 90 persen mirip konsep minggu tenang. Kami senang kalau itu diterapkan," katanya.
Diakuinya, jika PSBB tidak diterapkan maka pemerintah daerah sangat kewalahan melakukan penanganan dan penyebaran kasus positif Covid-19 yang terus melonjak. Berdasarkan data Satgas Covid-19 DIY saja, per Rabu (6/1/2020) terdapat penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 92 kasus. Dengan penambahan kasus ini, maka total kasus pasien yang terkonfirmasi positif di Sleman sebanyak 5.639 kasus.
Baca juga: Masuk Daerah yang Harus Dibatasi, Ini Angka & Data Kasus Covid-19 di Kulonprogo
Mengacu pada data Satgas Covid-19 Sleman per Selasa (5/1/2020), jumlah pasien dengan gejala berat tercatat sebanyak 146 kasus, gejala sedang 106 kasus, gejala ringan 797 kasus dan asiptomatik 4.498 kasus. Adapun pasien sembuh bertambah 39 kasus sehingga jumlah pasien sembuh saat ini tercatat sebanyak 4.467 kasus. Meski begitu, jumlah pasien yang meninggal dunia di Sleman mencapai 102 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLT Rp900 ribu dari Kemensos cair atau tidak Juli 2026? Cek status penerima bansos lewat website dan aplikasi resmi berikut ini.
KPK meralat nama wakil rektor Unsoed yang terjaring OTT. Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno disebut ikut diamankan.
Daftar mobil listrik murah 2026 mulai Rp150 jutaan, lengkap dengan harga, jarak tempuh, kelebihan, dan tips sebelum membeli.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026