Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Bupati Sleman Sri Purnomo. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan positif Covid-19, Kamis (21/1/2021). Saat ini, ia menjalani isolasi mandiri di rumah dinas. Meski dinyatakan positif Covid-19, proses pemerintahan di Sleman tetap dikendalikan oleh Sri Purnomo.
Sekda Sleman Harda Kiswaya menceritakan kronologi bupati terpapar Covid-19. Berdasarkan hasil swab antigen yang dilakukan Rabu (20/1/2021), katanya, bupati dinyatakan positif kemudian bupati menjalani test PCR dan hasilnya juga positif. Kemudian Kamis (21/1/2021) dilakukan tes CT Scan Thorax di rumah sakit. "Hasilnya kondisi paru-paru bersih," katanya saat jumpa pers di Pemkab Sleman.
Dijelaskan Harda, kondisi bupati saat ini dalam keadaan baik dan tidak ada gejala apapun. Meskipun Rabu (20/1/2021) malam sempat batuk ringan dan demam mencapai 37,6 drajat celsius. "Mulai saat ini sampai 14 hari ke depan Pak Bupati melakukan isolasi mandiri di Rumah DInas dan tetap menjalankan tugas pemerintahan. Pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan secara daring dari Rumah Dinas Bupati," kata Harda.
BACA JUGA: Ini Penyebab RS di Sleman Tak Bisa Maksimal Tambah Bed untuk Pasien Covid-19
Sementara Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo menegaskan kondisi positif bupati tidak ada hubungannya dengan pemberian Vaksin pada lalu bersamaan dengan sembilan tokoh Sleman lainnya. Dia menjelaskan, pemberian vaksinasi kedua sebenarnya akan dilakukan sekitar tanggal 28 Januari atau minimal dua minggu setelah pemberian vaksin pertama.
"Kalau baru sekali diberikan vaksin belum memberikan efek kekebalan atau pembentukan anti bodi belum memadai sehingga harus diberikan booster atau suntikan kedua, yang akan membentuk kekebalan secara optimal," katanya.
Menurut Joko, kondisi positif bupati juga bukan karena divaksin. Jika penyebabnya vaksin Covid-19, maka gejala Covid tidak akan terlalu berat dibanding sebelum divaksin. Dia menduga, bupati terpapar Covid-19 akibat tingginya aktivitas yang diikuti akhir-akhir ini. "Bapak Bupati bertemu dengan banyak tamu dan dimungkinkan tertular dari aktivitas tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.