2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir wilayah di tiga wilayah di DIY, hari ini, Selasa (26/1/2021).
Dua wilayah tersebut yakni Kulonprogo utara dan Sleman utara.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja cerah berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Sleman diprediksi cerah berawan pada pagi hari, hujan sedang pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Bantul diprediksi berawan pada pagi hari, hujan sedang pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Kulonprogo diprediksi cerah berawan pada pagi hari, hujan sedang pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan ringan pada dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan pada pagi hari, hujan sedang pada siang hari, berawan pada malam hari dan hujan sedang pada dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 1,5 hingga 3 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.