Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Ilustrasi Vaksin COVID-19. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, JOGJA--Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berjalan dan hingga saat ini sudah mencapai 67,28 persen dari sekitar 8.600 orang yang terdaftar.
“Pada Selasa (26/1/2021), kami menerima tambahan 9.600 dosis vaksin COVID-19, sehingga proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan bisa terus berlanjut tanpa kendala,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani di Yogyakarta, Jumat (29/1/2021).
Menurut dia, dilakukan upaya percepatan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta, salah satunya dengan vaksinasi massal yang telah dilakukan oleh RS Sardjito bertempat di Universitas Gadjah Mada dengan sasaran 3.300 tenaga kesehatan pada Kamis (27/1/2021).
BACA JUGA: Update Covid-19 di DIY: Dalam 24 Jam Bertambah 414 Kasus
Pada vaksinasi massal tersebut, Kota Yogyakarta mengikutsertakan 212 tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit.
Vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta dilakukan di 31 fasilitas layanan kesehatan yang terdiri dari 18 Puskesmas, 11 rumah sakit rujukan dan norujakan COVID-19, serta dua klinik yang dikelola Polresta Kota Yogyakarta.
Emma menargetkan, vaksinasi untuk tenaga kesehatan dapat diselesaikan awal Maret.
Hingga saat ini, lanjut Emma, belum ada keluhan apapun yang disampaikan tenaga kesehatan terkait efek samping dalam kategori berat usai vaksinasi.
Emma pun menjadi salah satu penerima vaksin COVID-19, bahkan sudah menyelesaikan proses vaksinasi usai menerima injeksi kedua pada Jumat (29/1/2021). Ia pun menuturkan tidak ada keluhan apapun yang dialaminya.
Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan dilakukan beriringan antara penerima vaksin injeksi pertama dan kedua.
“Harapannya akhir Februari atau paling lambat pertengahan Maret selesai. Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam pelaksanaannya. Asalkan vaksinnya tersedia, maka vaksinasi bisa dilakukan,” katanya.
Program vaksinasi COVID-19 pada tahap awal ditujukan untuk tenaga kesehatan dan akan dilanjutkan untuk kelompok masyarakat lainnya seperti petugas pelayanan publik, dan lansia.
“Untuk masyarakat umum ini memang belum ada petunjuk apapun dari pusat. Tentunya, kami menunggu bagaimana pelaksanananya,” katanya.
Ia pun memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta siap melakukan vaksinasi apabila program vaksinasi COVID-19 sudah dibuka untuk masyarakat umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.