Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Suhardi, 43, penambang pasir yang hilang di muara sungai Opak pada Senin (1/2/2021) pagi lalu hingga Rabu (3/2/2021) ini masih belum ditemukan. Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih terus melakukan pencarian warga Dusun Dawuran, Kalurahan (Desa) Parangtritis, Kapanewon (Kecamatan) Kretek, Bantul, tersebut.
“Sampai hari ketiga pencarian korban masih nihil, belum ditemukan,” kata Sekretaris Sarlinmas Wilayah III Parangtritis, Arief Nugroho, saat dihubungi Rabu (3/2/2021).
BACA JUGA : Penambang yang Hilang di Muara Sungai Opak Belum Ditemukan
Arief mengatakan pencarian di hari ketiga ini masih terkendala dengan gelombang tinggi air laut 3-4 meter sehingga pencarian korban dilakukan dengan menyisir dari darah, “Arah pencarian difokuskan ke arah timur karena angin laut ke timur,” ucap Arief.
Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto mengatakan rencana pencarian di hari ketiga ini pihaknya membagi lima tim untuk penyusuran dari darat. Tim pertama dengan melakukan penyisiran menggunakan Beach Patrol dari pantai Depok menuju pantai Pelangi dengan jarak sekitar 2,5 kilometer.
Tim dua melakukan penyisiran dari pantai Depok - muara sungai Opak - pantai Depok dengan jarak 2,1 kilometer. Tim tiga melakukan penyisiran dari pantai Depok - Pantai Pelangi dengan jarak dua kilometer. Tim empat melakukan penyisiran dari pantai Pelangi - pantai Parangkusumo dengan jarak dua kilometer.
BACA JUGA : Terseret Arus ke Muara, Satu Penambang di Sungai Opak Bantul Hilang
Tim lima melakukan penyisiran dari pantai Parangkusumo - Parangtritis - pantai Parang Ndog dengan jarak 3,6 kilometer. Sementara tim pencarian dari laut dibagi dalam satu tim.
“SRU laut pukul 06.00 WIB tim dibagi menjadi 1 SRU, dengan penyisiran menggunakan dua unit Jetski Basarnas dan satu unit jetski Polair ke arah timur sampai dengan Parang Ndog,” kata Pipit. Namun penelusuran laut ini masih menyesuaikan dengan kondisi pasang air laut.
Sebelumnya diberitakan Suhardi bersama Waluyo sedang menambang pasir menggunakan kapal di muara sungai Opak, Depok, Parangtritis, Senin (1/2/2021) pagi. Namun ada ombang besar dari laut sehingga membuat kapal yang ditunggangi tenggelam. Waluyo dapat terselamatkan. Sementara Suhardi masih hilang dan hingga rabu pagi siang masih dalam pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
WhatsApp menyiapkan fitur greeting message agar anggota baru grup lebih cepat memahami aturan dan suasana percakapan.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.