Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kota Jogja. /Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda Jawa Tengah menerapkan gerakan "Jateng di Rumah Aja" pada Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021) ini, dengan menutup mal serta objek wisata. Sementara itu, Pemda DIY belum menentukan kebijakan untuk antisipasi dampaknya di DIY.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan kebijakan Pemda DIY terkait hal ini baru dirapatkan dengan Bupati dan Walikota Jogja pada Sabtu (6/1/2021). “Pertemuan ini membicarakan oleh-oleh [hasil rapat] Gubernur dengan Presiden di Jakarta kemaren. Saya kira itu [kebijakan Jawa Tengah] akan menjadi bagian yang kita bicarakan,” ujarnya, Jumat (5/2/2021).
BACA JUGA: Update Covid-19 DIY: 280 Positif, 165 Sembuh, 2 Meninggal Dunia
Dalam rapat ini, Bupati dan Walikota akan dimintai masukan untuk kebijakan atau pengaturan yang akan dilakukan di DIY. “jangan-jangan kalau sana [Jateng] tutup malah [wisatawan] ke Jogja. Itu bagian yang kita bicarakan, strategi untuk antisipasi supaya tidak ada kerumunan di DIY,” katanya.
Dalam rapat itu kemungkinan juga akan dibahas bagaimana tindak lanjut Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Ia mengakui sampai saat ini belum menerima surat dari Pemerintah Pusat terkait PTKM apakah dilanjutkan atau tidak.
Terkait dengan kebijakan di Jateng, menurutnya kabupaten dan kota boleh menerapkan hal serupa. “Daerah bisa memutuskan. Saya rasa itu aturan yang cukup bagus, dua hari di rumah saja. Kalau imbauan dua hari di rumah kenapa toko buka? Wong penduduknya di rumah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.