Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Sekretaris Prodi Ilmu Pemerintahan UMY Awang Darumurti. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan pakar berasal dari perguruan tinggi nasional maupun internasional mengikuti konferensi bertajuk The 2nd International Conference on Government and Politics (ICGP) di Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (6/8/2025). Temu ilmiah ini secara khusus menyoroti terkait kebijakan lingkungan.
Sekretaris Prodi Ilmu Pemerintahan UMY Awang Darumurti mengatakan ICGP merupakan konferensi tahunan secara rutin digelar dan telah memasuki tahun kedua. Isu yang diangkat dalam pembahasan ilmiah ini berkaitan dengan persoalan lingkungan yang kebetulan menjadi salah satu fokus dari Prodi Ilmu Pemerintahan UMY.
BACA JUGA: Menteri Lingkungan Hidup Sebut Masalah Sampah di DIY Bukan Hal Sederhana
Pasalnya isu lingkungan ini masuk dalam SDGs (Sustainable Development Goals) mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, perubahan iklim, isu terkait air, isu kelautan, keanekaragaman hayati hingga pengelolaan limbah. "Sehingga isu lingkungan ini menjadi persoalan penting yang harus diselesaikan oleh pemerintah, karena SDGs memasukkan isu tersebut," katanya Rabu.
Ia menegaskan kampus sebagai perguruan tinggi yang fokus terhadap pemerintahan harus berkontribusi dalam menuntaskan persoalan tersebut. Caranya melalui penerapan hasil penelitian yang terkait dengan isu lingkungan yang diselesaikan melalui sudut pandang ilmu pemerintahan. "Melalui konferensi ini harapannya bisa memberikan sumbangsih melalui pemikiran dan hasil penelitian," katanya.
Adapun output dari konferensi ini akan diterbitkan melalui jurnal bereputasi baik skala nasional maupun internasional. Ia berharap melalui publikasi tersebut bisa menjadi pemantik bagi pengambil kebijakan baik pemerintah maupun lembaga berwenang lainnya. Karena di dalam artikel tersebut banyak referensi yang bisa diambil untuk menuntaskan persoalan lingkungan.
"Ini sudah dibagi beberapa panel, misalnya berkaitan dengan isu perkotaan, nanti terkait dengan kajian smart city, kemudian bencana akan masuk dalam sub topik bencana. Ada lima sub topik yang mewadahi sub tema yang intinya adalah green policy," ucapnya.
BACA JUGA: Gencarkan Lingkungan Sehat demi Sumber Daya Manusia Unggul
Chairman ICGP Anwar Kholid menambahkan hasil dari konferensi ini sangat cocok menjadi referensi bagi pemangku kepentingan. Karena menyuguhkan berbagai materi seperti kebijakan pemerintah seperti apa yang bisa ditempuh untuk menerbitkan kebijakan yang berkelanjutan.
"Kami melihat kebijakan hijau yang diterapkan saat ini masih ragu-ragu belum sepenuh hati. Seperti kebijakan tambang nikel untuk energi terbarukan tetapi pada dasarnya yang diuntungkn hanya konglomerat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.