Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memperkirakan kondisi cuaca di DIY pada Senin (8/2/2021) pagi pada umumnya berawan.
Informasi tersebut berdasarkan update prakiraan cuava pada Senin (8/2/2021) pagi pukul 6.00 WIB yang dikutip Harianjogja.com dari Instagam resmi BMKG DIY @staklim_jogja.
Sementara siang hingga sore hari potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di seluruh wilayah DIY. Di antaranya wilayah Kulonprogo utara, Sleman, Bantul utara dan timur, Gunungkidul, serta Kota Jogja.
Kemudian pada malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang juga diprediksi masih terjadi di wilayah Kulonprogo selatan, Sleman, Bantul selatan dan Gunngkidul selatan.
Dini hari pada umumnya berawan. Potensi hujan sangat ringan terjadi di wilayah Gunungkidul selatan dan Bantul Selatan.
Menurut prakiraan BMKG, suhu udara di wilayah DIY mencapai 22-30 derajat celcius dengan kelembapan udara 70% hingga 95%. Angun bertiup dari arah barat dengan kecepatan maksimum 30 km/jam.
Bagi para nelayan yang akan melaut sebaiknya hati-hati karena gelombang di perairan DIT diperkirakan tinggi, berkisar 2,5 meter hingga 4 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Prabowo memperluas proyek tambak produktif di Waingapu, Gorontalo, dan Pantura untuk memperkuat pangan dan membuka lapangan kerja.
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.