Sleman Diguyur Hujan Sedang Warga Diminta Waspada

Jumali
Jumali Jum'at, 15 Mei 2026 06:17 WIB
Sleman Diguyur Hujan Sedang Warga Diminta Waspada

Foto ilustrasi hujan. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Wilayah Sleman diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang sepanjang Kamis 14 Mei 2026. Kondisi tersebut menjadikan kawasan utara Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai wilayah dengan potensi curah hujan tertinggi dibanding kabupaten dan kota lainnya hari ini.

Suhu udara di wilayah Sleman diperkirakan berada pada kisaran 23–30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 98 persen. Kondisi udara yang lembap membuat suasana terasa lebih dingin, terutama pada pagi hingga malam hari saat hujan turun merata di sejumlah titik.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menyiapkan perlengkapan hujan lebih awal untuk mengantisipasi perubahan cuaca mendadak. Pengendara sepeda motor juga diminta lebih berhati-hati karena hujan berpotensi mengurangi jarak pandang di beberapa ruas jalan wilayah utara Jogja.

Sementara itu, cuaca di wilayah Kota Jogja, Bantul, dan Kulon Progo diperkirakan didominasi hujan ringan. Meski intensitasnya lebih rendah dibanding Sleman, kelembapan udara di kawasan tersebut tetap tinggi dan mencapai hampir 98 persen.

Di Kota Jogja, suhu udara diperkirakan berada pada rentang 23–30 derajat Celsius dengan kondisi langit cenderung mendung sepanjang hari. Hujan ringan diprediksi turun pada siang hingga sore hari ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Bantul. Hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu udara maksimum mencapai 30 derajat Celsius. Cuaca lembap membuat udara terasa gerah pada siang hari meski hujan masih berpotensi turun secara berkala.

Adapun wilayah Kulon Progo diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu minimum sekitar 23 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di kawasan tersebut bahkan diprediksi mencapai 99 persen sehingga masyarakat diminta menjaga kondisi kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Berbeda dengan wilayah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunungkidul diperkirakan tidak mengalami hujan dan didominasi cuaca berawan. Meski demikian, udara di wilayah perbukitan tersebut tetap terasa sejuk dengan suhu malam hari mencapai sekitar 22 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan di Gunungkidul juga tergolong tinggi dan berada pada kisaran 80–99 persen. Kondisi ini membuat masyarakat tetap perlu mewaspadai perubahan cuaca mendadak meski hujan tidak diperkirakan turun secara signifikan.

Secara umum, kelembapan udara di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini berada pada level tinggi. Warga diimbau menjaga kesehatan serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum bepergian, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua yang berisiko menghadapi jalan licin dan jarak pandang terbatas saat hujan turun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online