Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA — Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (6/5/2026) diprediksi didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Sleman.
Berdasarkan prakiraan terbaru dari BMKG, tingginya kelembapan udara menjadi faktor utama yang memicu potensi hujan merata di seluruh wilayah DIY. Kondisi ini membuat suasana terasa lebih lembap dan berpotensi menimbulkan hujan sewaktu-waktu, khususnya pada siang hingga sore hari.
Prakiraan Cuaca DIY 6 Mei 2026
Berikut rincian kondisi cuaca di lima wilayah DIY:
Kulon Progo
Berawan | Suhu 22–30°C | Kelembapan 67–95%
Gunungkidul
Berawan | Suhu 22–30°C | Kelembapan 66–99%
Bantul
Berawan | Suhu 22–30°C | Kelembapan 64–99%
Sleman
Hujan ringan | Suhu 22–30°C | Kelembapan 58–92%
Kota Jogja
Berawan | Suhu 23–32°C | Kelembapan 57–95%
Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah, meski dengan intensitas ringan. Namun, perubahan cuaca yang cepat tetap perlu diwaspadai.
Waspadai Dampak Cuaca Lembap
Cuaca lembap dengan potensi hujan dapat berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari gangguan lalu lintas hingga risiko genangan air di sejumlah titik. Selain itu, wilayah perbukitan seperti Gunungkidul juga berpotensi mengalami tanah longsor jika hujan turun dalam durasi cukup lama.
Pengendara diimbau lebih berhati-hati karena jalan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Sementara itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan selalu membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan.
Potensi Bencana Hidrometeorologi
Meski hujan diprediksi ringan, kondisi atmosfer yang labil tetap berpotensi memicu:
Genangan air di kawasan perkotaan
Tanah longsor di daerah perbukitan
Angin kencang sesaat
Oleh karena itu, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama pada siang hingga malam hari saat potensi hujan meningkat.
Langkah Antisipasi yang Perlu Dilakukan
Agar dampak cuaca dapat diminimalisir, masyarakat disarankan:
Memastikan saluran air tidak tersumbat
Memangkas pohon yang rawan tumbang
Mengecek kondisi atap rumah
Menyiapkan perlengkapan darurat sederhana
Selain itu, penting untuk rutin memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi agar tidak ketinggalan perkembangan terbaru.
Tetap Waspada, Aktivitas Tetap Lancar
Dengan kesiapan yang baik, dampak dari perubahan cuaca ini dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Cuaca yang tidak menentu menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.