HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Pembentukan Komunitas Wirausahawan Alumni Japan (KAWAN JAPAN), yang resmi menandai pendirian organisasi sekaligus mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Sleman, Sabtu (17/10/2026).
Harianjogja.com, SLEMAN — Pengalaman belajar dan bekerja di Jepang menjadi modal bagi sejumlah alumni untuk mengembangkan kewirausahaan di Indonesia. Semangat tersebut mendorong terbentuknya Komunitas Wirausahawan Alumni Japan (KAWAN JAPAN), yang resmi menandai pendirian organisasi sekaligus mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Sleman, Sabtu (17/10/2026).
Melalui organisasi ini, para alumni Jepang ingin memperkuat jejaring sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru yang mampu mengembangkan usaha secara kolaboratif dan inovatif.
Kopdar perdana yang mengusung tema “Kita datang untuk berkawan, rumah yang damai untuk membangun kebahagiaan sinergi dan prestasi” tersebut dihadiri alumni Jepang dari berbagai daerah. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi awal konsolidasi organisasi.
Ketua Dewan Pembina KAWAN JAPAN, Alif Romdloni, berharap organisasi tersebut dapat menjadi ruang bagi para alumni untuk mengembangkan potensi usaha sekaligus berbagi pengalaman dengan generasi berikutnya.
“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota KAWAN JAPAN dapat terus guyub rukun dan tumbuh bersama dalam mengembangkan potensi kewirausahaan sesama alumni Jepang. Tidak hanya itu, KAWAN JAPAN juga harus aktif mengajak serta mendampingi generasi-generasi baru—baik yang sedang mengikuti program magang, bekerja, maupun studi di Jepang, hingga mereka yang telah menyelesaikan programnya—agar siap menjadi wirausahawan baru di Indonesia,” kata Alif melalui keterangan persnya, Sabtu (24/10/2026)
Menurut dia, pengalaman selama berada di Jepang dapat menjadi bekal untuk membangun usaha di Tanah Air. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kebersamaan, pendampingan, dan kesempatan memperluas jaringan bisnis.
Pengalaman di Jepang Jadi Modal Usaha
Ketua Umum KAWAN JAPAN terpilih, Imam Mujahid Islam Al Haj, mengatakan jejaring alumni diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang menghasilkan usaha dan inovasi baru.
“Melalui semangat kekeluargaan dan jaringan alumni Jepang yang kuat, kami berharap KAWAN JAPAN dapat menjadi jembatan bagi lahirnya para wirausahawan baru. Kami ingin mendorong kolaborasi yang mampu menghasilkan inovasi-inovasi bermanfaat bagi kemajuan ekonomi Indonesia,” ujar Imam setelah prosesi pengukuhan.
Ia akan memimpin organisasi bersama Wakil Ketua Lilik Suwantoro, Sekretaris Jenderal Aminudin, S.M., dan Bendahara Umum Herman Pribadi, A.Md.
KAWAN JAPAN dirancang tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga sarana berbagi pengetahuan dan memperluas akses pengembangan usaha. Program yang direncanakan mencakup pendampingan, pembukaan jejaring, serta fasilitasi pengembangan bisnis bagi anggota dan calon wirausahawan.
Pengalaman kerja maupun pendidikan di Jepang, termasuk kedisiplinan dan etos kerja, diharapkan dapat diterapkan sesuai kebutuhan dalam membangun usaha di Indonesia.
Selain menyasar alumni yang telah kembali ke Tanah Air, organisasi ini juga ingin menjangkau generasi muda yang sedang menjalani program magang, bekerja, atau menempuh pendidikan di Jepang. Mereka diharapkan memperoleh gambaran dan dukungan untuk mengembangkan usaha setelah menyelesaikan program masing-masing.
Pembentukan DPP KAWAN JAPAN di Yogyakarta menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi lintas alumni. Ke depan, keberhasilan organisasi tersebut akan bergantung pada pelaksanaan program pendampingan, terbentuknya kemitraan usaha, serta kontribusi nyata anggota dalam melahirkan wirausahawan baru di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Persebaya didenda Rp60 juta akibat penyalaan petasan saat melawan PSS Sleman. Klub menyebut kerugian akibat berbagai insiden mencapai Rp20 miliar.
Layar HP bergerak sendiri saat dicas bisa disebabkan charger, kabel, pelindung layar, atau perangkat lunak. Simak penyebab dan cara mengatasinya.
Aston Villa mengalahkan Manchester City 2-1 di Villa Park. Nicolas Jackson mencetak dua gol dan memberi Man City kekalahan pertama musim ini.
Alumni Jepang membentuk KAWAN JAPAN di Sleman untuk memperkuat jejaring dan mendorong lahirnya wirausahawan baru di Indonesia.
Vincent Kompany dilaporkan stabil di rumah sakit setelah pingsan saat latihan Bayern Munich. Klub memprioritaskan pemulihan sang pelatih.