Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA — Kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Jogja pada Jumat (8/5/2026) diprakirakan didominasi awan dengan peluang hujan ringan di sejumlah daerah. Data dari BMKG menunjukkan tingginya kelembapan udara memicu atmosfer menjadi labil, sehingga hujan berpotensi turun sewaktu-waktu, terutama pada siang hingga sore hari.
Wilayah Sleman menjadi daerah dengan potensi hujan ringan paling tinggi. Sementara itu, kawasan lain seperti Bantul, Gunungkidul, dan Kota Jogja cenderung berawan dengan peluang hujan ringan yang relatif lebih kecil.
Rincian Prakiraan Cuaca DIY 8 Mei 2026
Berikut gambaran kondisi cuaca di lima kabupaten/kota:
Kulonprogo: Cerah, suhu 23–32°C, kelembapan 69–95%
Gunungkidul: Berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 67–93%
Bantul: Berawan, suhu 23–32°C, kelembapan 66–98%
Sleman: Hujan ringan, suhu 23–32°C, kelembapan 64–96%
Kota Jogja: Berawan, suhu 23–32°C, kelembapan 61–97%
Udara Lembap, Aktivitas Berpotensi Terganggu
Kelembapan udara yang tinggi berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, mulai dari jalanan licin hingga genangan air di kawasan perkotaan. Aktivitas masyarakat, khususnya di luar ruangan, berisiko terganggu jika hujan turun secara tiba-tiba.
Wilayah perbukitan seperti Gunungkidul juga perlu meningkatkan kewaspadaan. Hujan yang berlangsung cukup lama dapat memicu pergerakan tanah di area dengan kondisi tanah labil.
Risiko Hidrometeorologi Tetap Mengintai
Meski hujan diprakirakan berintensitas ringan, kondisi atmosfer yang tidak stabil tetap berpotensi menimbulkan beberapa risiko, antara lain:
Genangan air di kawasan padat
Potensi longsor di wilayah perbukitan
Angin kencang sesaat yang berpotensi merusak
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada periode siang hingga malam hari saat peluang hujan meningkat.
Tips Antisipasi Cuaca Tak Menentu
Agar aktivitas tetap berjalan lancar, beberapa langkah antisipasi dapat dilakukan:
Membersihkan saluran air untuk mencegah banjir
Memangkas pohon yang berpotensi tumbang
Memastikan kondisi atap rumah dalam keadaan aman
Menyiapkan payung atau jas hujan sebelum bepergian
Selain itu, masyarakat disarankan rutin memantau pembaruan informasi dari BMKG guna menyesuaikan rencana aktivitas harian.
Dengan kesiapan yang baik, warga Jogja tetap dapat beraktivitas secara aman meski cuaca cenderung berubah-ubah. Kewaspadaan menjadi kunci dalam menghadapi dinamika cuaca harian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.