Prakiraan Cuaca DIY Kamis 29 Oktober, Sleman Berpotensi Hujan Petir

Sunartono
Sunartono Kamis, 29 Oktober 2026 06:17 WIB
Prakiraan Cuaca DIY Kamis 29 Oktober, Sleman Berpotensi Hujan Petir

Foto ilustrasi hujan. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berpotensi mengalami hujan pada Kamis (29/10/2026). Berdasarkan laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca menunjukkan hujan ringan di Kulon Progo dan Bantul, hujan ringan di Gunungkidul, serta potensi hujan petir di Sleman dan hujan sedang di Kota Jogja.

Suhu udara di lima kabupaten dan kota tersebut diprakirakan berada pada kisaran 23–31 derajat Celsius, dengan kondisi kelembapan yang relatif tinggi. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu memperhatikan perkembangan cuaca dan memperhitungkan kemungkinan hujan.

Berikut rincian prakiraan cuaca untuk masing-masing wilayah DIY pada Kamis, 29 Oktober 2026, berdasarkan data BMKG yang tersedia saat penelusuran.

Prakiraan Cuaca di Lima Wilayah DIY

Kulon Progo

Kulon Progo diprakirakan mengalami hujan ringan. Suhu udara berkisar 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 74–95%.

Bantul

Cuaca di Bantul diprediksi berupa hujan ringan. Suhu udara berkisar 24–31 derajat Celsius, sedangkan kelembapan berada pada rentang 69–97%.

Gunungkidul

Gunungkidul juga diprakirakan mengalami hujan ringan, dengan suhu udara 23–31 derajat Celsius dan kelembapan 69–97%.

Sleman

Berbeda dari tiga wilayah sebelumnya, Sleman berpotensi mengalami hujan petir. Suhu udara diperkirakan berkisar 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan 71–95%.

Kota Jogja

Kota Jogja diprakirakan mengalami hujan sedang. Suhu udara berada pada kisaran 24–31 derajat Celsius dengan kelembapan 68–96%.

Imbauan Mengantisipasi Hujan

Masyarakat diimbau memantau informasi cuaca terkini, terutama ketika hendak bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.

Pengendara sepeda motor maupun mobil sebaiknya mengurangi kecepatan ketika hujan, menjaga jarak aman, serta mewaspadai jalan licin dan jarak pandang yang berkurang.

Warga yang tinggal di daerah rawan banjir, genangan, atau tanah longsor juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang atau petir, masyarakat sebaiknya mencari tempat berlindung yang aman dan menghindari berteduh di bawah pohon.

Informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG agar masyarakat dapat menyesuaikan rencana kegiatan dengan kondisi terbaru.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online