Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta masyarakat daerah ini mewaspadai penularan COVID-19 dari anggota keluarga lain yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona baru tersebut, menyusul banyaknya penyebaran kasus dari klaster keluarga.
Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Bantul Karjiyem dalam siaran pers Pemkab Bantul di Bantul, Selasa (9/2/2021), mengatakan akhir-akhir ini klaster keluarga mendominasi perkembangan kasus COVID-19 di daerah setempat.
"Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat jika ada salah satu anggota keluarga dinyatakan konfirmasi positif tolong jangan lakukan isolasi mandiri di rumah," katanya.
BACA JUGA: Libur Imlek: Wisatawan ke Jogja Dicek Antigen di 3 Perbatasan
Menurut dia, masyarakat jangan mengambil risiko dengan melakukan isolasi mandiri di rumah atau meminta anggota keluarga lain untuk karantina mandiri, karena akan menambah kasus konfirmasi positif COVID-19 makin banyak di lingkungan keluarga.
"Jadi itu yang menjadikan klaster keluarga dan tambah kasus banyak, tolong jika ada yang konfirmasi positif, masyarakat bantu anggota keluarga tersebut untuk isolasi di selter COVID-19 yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Bantul," katanya.
Dia juga mengatakan sejauh ini masih ada masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik, sehingga yang ditimbulkan adalah terdapat satu dusun ada 18 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 setelah sebelumnya melakukan kerja bakti tidak menggunakan masker.
"Masih ada masyarakat yang belum melaksanakan atau taat protokol kesehatan, terbukti satu dusun ada 18 orang yang masuk selter gara-gara kerja bakti tanpa pakai masker," katanya.
Ia menjelaskan pentingnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara sungguh-sungguh.
"Ingat ya, pesan kami tetap lakukan protokol kesehatan, pertama tutup hidung mulut dengan masker, jaga tangan selalu bersih, hindari kerumunan, kurangi mobilitas ke luar rumah jika tidak penting," katanya.
Data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bantul menyebut total kasus positif COVID-19 hingga Senin (8/2/2021), berjumlah 6.536 kasus, dengan sembuh 5.533 kasus, sementara kasus positif meninggal berjumlah 192 kasus, sehingga pasien yang masih positif dan menjalani isolasi per 8 Februari berjumlah 810 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Timnas Basket Indonesia kalah 53-98 dari Jepang di laga perdana Asian Games 2026. Simak jalannya pertandingan dan jadwal selanjutnya melawan Korea.
Kenali 6 aplikasi pesan hotel seperti Traveloka, Agoda, Booking.com, tiket.com, Expedia, dan Airbnb sebelum memilih penginapan.
Alex Rins memastikan meninggalkan balap motor dan memilih kompetisi roda empat pada 2027 setelah tak lagi masuk program MotoGP Yamaha.
Petani jagung di Bantul bisa meraup keuntungan sekitar Rp3 juta dari lahan 1.000 meter persegi sekali panen. Harga jagung Rp6.500 per kilogram.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.