Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Umbulharjo, Kota Jogja menangkap RAS, remaja yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembacokan di Jalan Gambiran, Umbulharjo pada 20 Januari 2021. Penangkapan RAS terjadi pada hari Senin (1/2/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.
Sebelumnya, RAS beserta delapan rekannya melakukan pembacokan di sekitar Jalan Gambiran. Hal ini mereka lakukan setelah sebelumnya melakukan tawuran dengan kelompok lain. Saat sedang berkeliling Kota Jogja, kelompok remaja ini bertemu dengan korban yang tidak mereka kenal. Kala itu, korban berjumlah tiga orang dengan menggunakan satu motor. Tanpa ada motif tertentu, pelaku melakukan pengejaran dan pembacokan kepada korban.
“Selama DPO tersebut, tersangka bersembunyi di Daerah Sleman. Peran pelaku yaitu sebagai jongki pelaku pembacokan,” tertulis dalam rilis dari Polsek Umbulharo pada Kamis (11/2/2021).
BACA JUGA: Mahasiswa UGM Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Kepala Terbungkus Plastik, Ada Tabung Oksigen
Setelah sekitar tiga pekan diincar, anggota Reskrim Umbulharjo mendapatkan informasi bahwa RAS sudah pulang ke rumahnya di daerah Taman Siswa. “Kemudian anggota Reskrim Polsek Umbulharjo bersama Reskrim Kepolisian Resor Kota Jogja dan Kepolisian Daerah DIY meluncur dan langsung mendatangi rumah DPO. Dan langsung disergap serta tidak ada perlawanan dalam penangkapan tersebut,” tertulis dalam rilis.
Polsek Umbulharjo meminta tiga orang rekan RAS yang masih DPO untuk menyerahkan diri. Saat ini, identitas ketiganya telah berada di Polsek Umbulharjo. Sementara untuk lima rekannya yang sudah tertangkap, kini sedang menjalani proses persidangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.
Atta Halilintar membantah foto viral bersama Mercedes Roa sebagai hasil editan AI. Mercedes dan Aurel Hermansyah juga memberikan klarifikasi.
PSS Sleman kalah dari Bali United pada laga perdana. Pieter Huistra berharap PSS Fans kembali memberi energi saat menjamu Madura United.
Harga iPhone Duo di Malaysia dan Singapura mulai Rp40 jutaan. Simak harga tiap kapasitas, jadwal pre-order, spesifikasi, dan aturan IMEI.
Alumni pondok pesantren di Sleman melaporkan dugaan kekerasan seksual yang terjadi dua kali. Polisi kini masih menyelidiki laporan tersebut.