Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Polisi mendatangi lokasi penemuan bayi di kawasan Klitikan Pasar Sleman pada Jumat (14/8/2026)./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang bayi laki-laki berusia sekitar satu pekan ditemukan warga dalam sebuah kardus di kawasan Klitikan Pasar Sleman pada Jumat (14/8/2026) pagi. Saat ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB, bayi tersebut berada bersama selimut dan sejumlah perlengkapan bayi.
Penemuan bayi itu kini ditangani Polresta Sleman. Kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas orang tua maupun pihak yang meninggalkan bayi tersebut di kawasan Klitikan Pasar Sleman.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki tersebut. Bayi pertama kali ditemukan setelah seorang warga mendengar suara tangisan.
"Benar, pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB, telah ditemukan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan Klitikan Pasar Sleman," jelas Argo pada Jumat (14/8/2026).
Bayi Segera Dievakuasi ke RSUD Sleman
Setelah mengetahui adanya bayi yang menangis, warga kemudian menghubungi perangkat desa. Penanganan selanjutnya dilakukan bersama anggota Polsek Sleman.
"Setelah itu, warga menghubungi perangkat desa dan bersama anggota Polsek Sleman, bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Sleman untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis," ungkapnya.
Bayi tersebut kemudian mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di RSUD Sleman. Dari kondisi awal ketika ditemukan, polisi menyebut bayi dalam keadaan bersih dan sehat.
"Saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan bersih dan sehat, berada di dalam kardus serta dilengkapi selimut, pampers, dan tisu basah," terang Argo.
Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi laki-laki itu diperkirakan baru berusia sekitar satu pekan.
Polisi Sleman Telusuri Keberadaan Orang Tua
Polresta Sleman masih melanjutkan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut. Polisi berupaya mengetahui identitas orang tua serta pihak yang meninggalkan bayi laki-laki itu di kawasan Klitikan Pasar Sleman.
Kepolisian juga meminta bantuan masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan penemuan bayi tersebut. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses penyelidikan yang sedang dilakukan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi ini agar segera menyampaikannya kepada kepolisian," tuturnya.
Sebelumnya pada akhir 2025, aparat Polresta Sleman mengungkap kasus pembuangan bayi dalam boks styrofoam di Ngentak Boleran, Prambanan, Sleman, akhir Oktober lalu. Sejoli yang merupakan warga Semarang, Jawa Tengah, dibekuk
Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, menerangkan identitas ayah si bayi berinisial BRI (28), warga Tembalang, Semarang. Sedangkan ibunya inisial DAJ (21), warga Gunungpati, juga Semarang.
"Pelaku merupakan pasangan yang belum menikah. BRI ini statusnya sudah bekerja di bidang jasa sementara DAJ mahasiswa di Semarang," kata Wiwit saat rilis kasus di Polresta Sleman, Kamis (13/11/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.