Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Hujan deras disertai angin yang menerjang Bantul, Rabu (17/2/2021) pagi menyebabkan pohon tumbang di 56 titik dan satu bangunan roboh.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan pohon tumbang, genangan air, dan bangunan roboh tersebar di 13 kapanewon dan 25 kalurahan.
BACA JUGA: Angin Kencang Terjang Kulonprogo, Sejumlah Fasilitas Rusak
Sebanyak 17 pohon tumbang menimpa rumah, 26 pohon ambruk menutup jalan, delapan pohon menimpa jaringan listrik, dan satu pohon tumbang di sekitar fasilitas pendidikan.
“Kalurahan yang paling banyak terdampak ada di Tirtohargo, Kretek; kemudian Kalurahan Srigading, Sanden; dan Kalurahan Poncosari, Sanden," kata Dwi.
Menurut Dwi, saat ini, petugas dari BPBD dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) telah bergerak dan membersihkan lokasi. Dwi meminta kepada warga untuk terus memerhatikan lingkungannya.
"Jika ada pohon atau tanaman yang sudah lebat, alangkah baiknya dipangkas dahannya,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.
WhatsApp menghadirkan Meta Business Agent untuk bisnis Indonesia. Agen AI ini membantu melayani pelanggan 24 jam dan mempercepat respons hingga penjualan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.