Hujan Intensitas Tinggi Guyur Merapi Sabtu Siang, Waspada Lahar
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Akibat embusan angin kencang, sebuah pohon besar roboh melintang di tengah Jalan Gambir, Catur Tunggal, Kapanewon Depok, Sleman, tepatnya berada di kawasan belakang UGM, Sabtu (24/1/2026). - Harian Jogja-Maya Herawati
Harianjogja.com, SLEMAN—Embusan angin kencang yang melanda wilayah Sleman menyebabkan sebuah pohon besar di tepi Selokan Mataram tumbang dan melintang di Jalan Gambir, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Peristiwa ini terjadi di kawasan belakang Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), tepatnya tidak jauh dari GOR Klebengan.
Pohon yang roboh tersebut sempat menghambat arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur belakang UGM. Warga sekitar segera berdatangan ke lokasi untuk melakukan upaya evakuasi secara mandiri sebelum adanya penanganan dari petugas. Selain menutup badan jalan, pohon itu juga menyeret kabel listrik yang berada di sekitarnya.
Di lokasi kejadian, sebuah mobil diketahui terparkir sangat dekat dengan posisi pohon yang tumbang dan nyaris tertimpa. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun kendaraan yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat petugas resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang datang ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Angin kencang dilaporkan melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Sleman sejak Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu siang. Kondisi cuaca ekstrem ini dirasakan di sejumlah kawasan, termasuk wilayah Kapanewon Depok yang mencakup area Kampus UGM.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Yogyakarta menjelaskan bahwa fenomena angin kencang tersebut dipicu oleh aktivitas angin di lapisan udara atas di sekitar wilayah Jawa. Aktivitas ini merupakan dampak tidak langsung dari keberadaan Siklon Tropis Luana.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, mengungkapkan bahwa angin kencang yang terjadi di beberapa wilayah Sleman, termasuk kawasan UGM, dipengaruhi oleh dinamika atmosfer di lapisan bawah hingga menengah.
Berdasarkan analisis meteorologi, kecepatan angin pada lapisan 925 mb atau sekitar 762 meter di atas permukaan tanah berkisar antara 10 hingga 45 knots atau setara 18–83 kilometer per jam, sehingga berpotensi memicu kejadian pohon tumbang di wilayah perkotaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Sebanyak 11 calon lurah berstatus petahana gagal mempertahankan jabatannya dalam Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Gunungkidul yang digelar Sabtu (26/9/2026).
Dealer baru Royal Enfield Jogja resmi dibuka di Jalan Laksda Adisucipto. Ada test ride, servis, sparepart asli, hingga ruang komunitas.
Jenazah Taruno Hidayat, korban KMP Virgo, ditemukan di Masalembo dan dimakamkan di Madiun. Adiknya masih dalam pencarian.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.