IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, SLEMAN- Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta (Satpol PP DIY) menyita ratusan botol minuman keras berbagai merk saat menggelar operasi yustisi di sejumlah tempat di Sleman.
Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP DIY, Nur Hidayat mengatakan, operasi yustisi digelar pada Senin (8/2/22021) dan Senin (15/2/2021). Ada empat lokasi yang menjadi sasaran, yakni kawasan Babarsari, Seturan, Monjali dan Jalan Magelang.
Pada operasi ini, Satpol PP DIY berhasil menyita ratusan botol minuman keras merk Anggur Merah, Iceland dan Topi Miring. Tak hanya itu, petugas juga menjerat empat orang pelaku penjual lantaran terbukti melanggar Pasal 54 Ayat 14 Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta (Perda DIY) Nomor 1 Tahun 2017 tentang aktivitas jual beli minuman berakohol tanpa izin.
Nur mengatakan, keempat penjual minuman keras itu terdiri dari E (35), S (37), G (53) dan I (32). Seluruhnya adalah warga Sleman yang menjual minuman keras dengan kedok warung kelontong. Menurut keterangan yang diperoleh pelaku, aktivitas perdagangan minuman keras sudah mereka lakukan sejak enam bulan terakhir.
"Untuk mengentaskan masalah peredaran minuman keras ini membutuhkan peran aktif masyarakat agar Jogja yang kita cintai bisa benar-benar bebas dari minuman keras," ujar Nur, Minggu (21/2/2021). Masyarakat punya andil untuk melakukan pengawasan sehingga ruang gerak penjual maupun produsen dapat ditekan.
Dalam acara pindana cepat di Pengadilan Negeri Sleman, Jumat (19/2/2021), keempat pelaku sudah dijatuhi hukuman denda mulai dari Rp1,5 Juta sampai Rp2,5 Juta subsider. Denda itu langsung diserahkan ke kas daerah melalui Kejaksaan Negeri Sleman seperti yang amanat Pasal 37 Ayat 1 Perda DIY Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.