Melihat Langsung Tegel Kunci, Ubin Handmade Jogja yang Hampir 100 Tahun
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Ratusan botol miras jenis ciu yang diamankan di Kemantren Mergangsan, Sabtu (21/2/2026) malam. Ist/ Humas Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA— Polresta Jogja menggencarkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama bulan Ramadan guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Dalam operasi yang digelar Sabtu malam (21/2/2026), ratusan botol minuman keras (miras) disita dari dua lokasi berbeda, yakni Kemantren Mergangsan dan Umbulharjo.
Di wilayah Mergangsan, petugas memfokuskan penindakan terhadap peredaran minuman beralkohol yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.
Kapolsek Mergangsan, AKP Fitri Anto Heri Nugroho, mengatakan pihaknya mengamankan sebanyak 107 botol miras jenis ciu dengan berbagai ukuran. Barang bukti tersebut terdiri atas botol kemasan besar dan sedang yang disimpan oleh seorang warga berinisial IDY.
“Operasi ini kami lakukan untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif selama Ramadan. Peredaran minuman keras kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas sehingga harus kami tindak secara rutin,” ujar Heri, Minggu (22/2/2026).
Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Mergangsan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.
“Kami mengimbau tokoh agama dan tokoh masyarakat ikut memantau lingkungannya. Jika menemukan peredaran miras atau potensi gangguan keamanan lainnya, segera laporkan melalui layanan Call Center 110,” tegasnya.
Sementara itu, operasi serupa juga digelar Polsek Umbulharjo pada malam yang sama. Petugas melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi minuman keras tanpa izin.
Di kawasan Jalan Veteran, polisi mengamankan seorang pemuda berinisial MRT (22), mahasiswa asal Pasuruan, Jawa Timur. Dari tangan yang bersangkutan, petugas menyita dua botol minuman keras jenis arak Bali.
“Seluruh barang bukti telah kami amankan dan dibawa ke Mapolsek Umbulharjo untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Brimastya Paramadhanys.
Ia menegaskan, Operasi Pekat merupakan langkah preventif agar ketertiban dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga selama bulan suci.
“Kami rutin melaksanakan kegiatan ini agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kami tidak ingin Ramadan ternodai oleh aktivitas negatif yang dipicu konsumsi minuman keras,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.