Dua Pria Bandung Bobol Rumah di Bantul, Uang Curian Ludes untuk Judol
Dua pria asal Bandung ditangkap setelah diduga membobol rumah di Bantul. Uang asing hasil curian diakui ludes untuk judi online.
Ilustrasi tempat hiburan malam/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL — Praktik usaha ilegal berkedok angkringan kembali ditemukan di wilayah Bantul. Satpol PP Bantul mengungkap adanya aktivitas hiburan malam tanpa izin yang beroperasi di sejumlah titik dan meresahkan warga sekitar.
Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait kebisingan yang terjadi hampir setiap malam. Musik dengan volume keras hingga larut malam dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.
Dari hasil penindakan, petugas menyasar tiga lokasi, yakni dua titik di Kapanewon Sewon dan satu titik di Kapanewon Pundong. Di salah satu lokasi di Pundong, petugas juga menemukan praktik penjualan minuman keras (miras) tanpa izin resmi.
Menurut Sri Hartati, usaha tersebut awalnya memang beroperasi sebagai angkringan biasa. Namun, seiring waktu, aktivitasnya berkembang menjadi tempat hiburan malam dengan fasilitas karaoke dan menghadirkan pemandu lagu. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan karena tidak sesuai dengan izin usaha yang dimiliki.
“Ini jelas bukan lagi angkringan biasa, melainkan sudah mengarah ke hiburan malam ilegal,” ujarnya.
Petugas pun langsung menyita barang bukti berupa miras sebanyak empat dus untuk diamankan di kantor Satpol PP. Selain itu, pemilik usaha juga diberikan peringatan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa, termasuk membatasi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kepala Satpol PP Bantul, Raden Jati Bayubroto, menegaskan bahwa praktik tersebut melanggar aturan daerah terkait ketertiban umum dan berpotensi memicu persoalan sosial, seperti praktik prostitusi hingga gangguan keamanan lingkungan.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak melarang masyarakat untuk berusaha, namun seluruh aktivitas usaha harus sesuai dengan perizinan yang berlaku. Jika ingin menjalankan usaha hiburan malam atau menjual miras, pelaku usaha wajib memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Satpol PP Bantul juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di lapangan, terutama di lokasi-lokasi yang terindikasi melakukan pelanggaran serupa. Penindakan tegas, termasuk penutupan usaha, akan dilakukan apabila pelaku usaha tidak menunjukkan itikad baik untuk mematuhi aturan.
Di sisi lain, peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu pengawasan. Warga diimbau segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap ketertiban dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga, sekaligus menekan maraknya usaha ilegal yang berpotensi merusak tatanan sosial di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria asal Bandung ditangkap setelah diduga membobol rumah di Bantul. Uang asing hasil curian diakui ludes untuk judi online.
Jay Idzes cedera saat Sassuolo vs Juventus. Kondisinya belum pasti jelang Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa bikin netizen penasaran lewat caption “Udah siap belum?” setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.
Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di AS setelah dukung Palestina. Sejumlah venue disebut menolak konser jika ia tetap tampil.
Harga rumah Yogyakarta mencapai median Rp2 miliar pada Agustus 2026. Harga naik 14,3%, sedangkan listing turun 27,4%.