Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Gubernur DIY Sultan HB X saat melantik Bupati Sleman Kustini. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN– Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo anyar akan menfokuskan program dalam penanganan pandemi Covid-19. Serah terima jabatan dari Plh Bupati ke Bupati Sleman akan digelar pada Senin (1/3) mendatang.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo usai dilantik oleh Gubernur DIY mengatakan terpilihnya Ia sebagai Bupati merupakan kemenangan masyarakat Sleman. Ia akan mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat. Ia bersama Wakil Bupati Danang Maharsa siap melaksanakan program yang memprioritaskan kepentingan masyarakat.
Salah satunya, untuk menangani masalah pandemi Covid-19. Dalam konteks PPKM Mikro, katanya penanganan Covid-19 akan difokuskan di masing-masing kelurahan. Pemkab akan berkoordinasi dengan para lurah dan dukuh terkait masalah ini.
"Selain sektor kesehatan dengan program vaksinasi, kami akan menggerakkan sektor ekonomi, menggerakkan UMKM agar perekonomian masyarakat di Sleman terus bergerak," katanya.
Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat melantik Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil Pilkada 2020 berharap agar bupati terlantik segera membelanjakan APBD dan Danais 2021 agar ekonomi masyarakat kembali pulih.
"Langkah pemulihan ekonomi masyarakat dapat dilakukan melalui kebijakan pemberdayaan UMKM dann penyusunan daftar priotitas inventasi daerah dengan cara-cara extra ordinary dalam situasi darurat Covid-19," katanya.
Untuk kembali memperkuat hubungan sosial usai pelaksanaan pesta demokrasi (Pilkada 2020), Sultan berpesan bupati yang dilantik memiliki ikatan collective leadership yang berkualitas negarawan. "Buka dialog personal dengan kandidat lain, untuk mengadopsi dan mengadaptasi program-programnya yang bermanfaat bagi rakyat. Gunakan simbol-simbol budaya dan simpul-simpul komunikasi secara kreatif," ujar Sultan.
Sultan menilai setiap kabupaten memiliki kekayaan alam dan potensi masing-masing. Begitu juga dengan Sleman yang memilik sejumlah potensi baik wisata maupun sektor lainnya. "Bupati dan Wakil Bupati perlu cerdik untuk mengatur skala prioritas dalam program-programnya," katanya.
Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan pelaksanaan serah terima jabatan dari Plh Bupati yang juga Sekda Sleman Harda Kiswaya kepada Kustini Sri Purnomo akan digelar pada Senin (1/3).
"Setelah dilantik langsung bekerja. Tapi baru ke kantor Maret mendatang. Sertijab akan digelar Senin (1/3) pukul 09.00 WIB dilanjutkan dengan kegiatan Sidang Paripurna di DPRD Sleman pukul 11.00 WIB," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.