Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pengamatan visual BPPTKG menunjukkan Gunung Merapi memuntahkan awan panas dan lava pijar, pada Senin (1/3/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi memuntahkan dua awan panas pada Selasa (2/3/2021) pagi, dengan jarak luncur terjauh hampir 2 kilometer (km). Dalam beberapa hari terakhir, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas dan lava pijar hampir setiap hari.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menjelaskan awan panas guguran hari ini terjadi pada pukul 05.11 WIB dan 05.29 WIB. “Keduanya ke arah barat daya,” ujarnya, Selasa.
BACA JUGA: Jokowi Akhirnya Cabut Lampiran Perpres 10/2021 soal Investasi Miras
Awan panas pertama tercatat di seismograf dengan amplitude 60 mm dan durasi 171 detik, dengan jarak luncur 1,9 km. sementara pada awan panas kedua tercatat memiliki amplitude 40 mm, durasi 96 detik dan jarak luncur 1,2 km.
Awan panas tercatat juga terjadi pada hari sebelumnya, Senin (1/3/2021) sebanyak dua kali, pertama pukul 04.25 WIB dengan amplitude 45 mm, durasi 156 detik dan jarak luncur 1,7 km. Lalu yang kedua pada pukul 21.06 WIB dengan amplitude 66 mm, durasi 130 detik dan jarak luncur 1,5 km.
Selain awan panas, guguran lava pijar juga cukup banyak terjadi. Pada Selasa dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, BPPTKG mencatat terjadi 25 gguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1,3 km kea rah barat daya.
Sementara pada Senin, tercatat terjadi guguran lava pijar sebanyak 45 kali dengan jarak luncur maksimal 1,2 km ke arah barat daya. Dengan tingkat aktivtas ini, status Gunung Merapi saat ini masih sama yakni level III atau Siaga.
“Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
BMKG mencatat suhu 38,2°C di Lampung. Di DIY, cuaca Jumat (16/10/2026) diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35°C.
BEI menegaskan Standalone Market bukan klasifikasi terendah. Bursa akan memperkuat transparansi, integritas, dan tata kelola menghadapi konsultasi MSCI.
Damkar Sleman mencatat lebih dari 100 kebakaran selama Agustus-Oktober 2026. Pembakaran sampah dan puntung rokok menjadi pemicu kebakaran lahan.
Kementan memitigasi kekeringan di 30.000 hektare lahan melalui perbaikan irigasi, benih tahan kering, dan teknologi PM-AAS.
Pariwisata premium Yogyakarta kian berkembang melalui pengalaman menginap, kuliner, dan konten keluarga Marvelvino. Simak peluang dan tantangan promosi wisata