Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Butiran es yang turun bersama hujan deras di Kota Jogja, Rabu (3/3/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena hujan es di Jogja dan sekitarnya masih akan terjadi hingga April mendatang.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengatakan hujan es merupakan fenomena alam biasa yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat.
BACA JUGA: Tak Hanya Sleman, Tawangmangu Juga Diguyur Hujan Es
“Saat udara hangat, lembab dan labil terjadi di permukaan bumi maka pengaruh pemanasan bumi yang intensif akibat radiasi matahari akan mengangkat massa udara tersebut ke atas atau atmosfer dan mengalami pendinginan,” kata Reni.
Menurut Reni, setelah terjadi kondensasi akan terbentuk titik-titik air yang terlihat sebagai awan Cumulonimbus (Cb). Lantaran kuatnya energi dorongan ke atas saat terjadi proses konveksi maka puncak awan sangat tinggi hingga sampai freezing level. "Freezing level ini terbentuk kristal-kristal es dengan ukuran yang cukup besar," ujar dia.
Saat awan sudah masak dan tidak mampu menahan berat uap air, terjadi hujan lebat disertai es. "Es yang turun ini bergesekan dengan udara sehingga mencair dan ketika sampai permukaan tanah ukurannya lebih kecil," ucap Reni.
Potensi hujan es masih akan terjadi hingga berakhirnya masa pancaroba sekitar April mendatang. Dia mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan es disertai petir dan angin kencang. "Selalu memperhatikan perubahan cuaca dan update informasi cuaca dari BMKG DIY Stasiun Klimatologi Sleman," katanya.
BACA JUGA: Menurun, Tinggal Satu Kapanewon di Bantul yang Zona Merah Covid-19
Hujan lebat disertai dengan butiran es sebesar kelereng dan mengguyur kawasan Tugu Jogja sejak pukul 13.10 WIB, Rabu (3/3/2021).
“Hujannya deras sekali disertai es sebesar kelereng kecil. Dari dalam rumah terdengar bunyi klothak-klothak di genting,” kata Maya, penduduk Jetis, Kota Jogja.
Menurutnya, hujan lebat disertai es berlangsung cukup lama.
Sebelumnyaa, hujan es terjadi di wilayah Bangunkerto, Turi, Sleman, Selasa (2/3/2021) dan wilayah Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Sabtu (27/2/2021) sore.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.