Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Penemuan bayi kembali terjadi di padukuhan Kranggan, RT 03, RW 06, kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kamis (4/3/2021) sore. Bayi ditemukan dalam keadaan masih hidup, di dalam boks bayi di sebuah indekos.
Kapolsek Prambanan, Kompol Rubiyanto, menjelaskan keberadaan bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh pemilik indekos, Tina Sulistiyowati beserta dua saksi lainnya yakni Rohyati dan Sumini, setelah mereka mendengar suara tangisan bayi.
“Kejadian sekira pukul 17.15 WIB. Gabungan piket fungsi Polsek Prambanan mendatangi TKP [tempat kejadian perkara] penemuan bayi pukul 17.45 WIB, ternyata benar telah ditemukan seorang bayi laki-laki yang masih terdapat plasentanya,” katanya, Jumaat (5/3/2021).
Baca juga: Terungkap! Ternyata Sudah 2 Kali Ponpes di Piyungan Terpapar Covid-19
Ia menjelaskan bayi tersebut memiliki berat 2.250 gram, panjang 47 cm, lingkar kepala 35 cm, lingkar dada 33 cm dan lingkar lengan atas 11 cm. “Saksi Sumini menyelamatkan bayi tersebut dari sebuah boks bayi yang telah dipakai untuk menaruh barang rongsok,” katanya.
Saat ditemukan, bayi dalam keadaan telanjang tanpa alas kain dan tali pusarnya masih ada. Polisi sempat menginterogasi terduga ibu bayi, FA, 32 tahun warga Berbah, namun pada awalnya tidak mau mengakui bayi tersebut adalah anaknya yang baru dilahirkan.
Petugas lalu membawa bayi malang ini ke rumah sakit Bhayangkara Polda DIY. Di sini lah, FA kembali diinterogasi oleh dokter dan akhirnya mengakui bayi tersebut adalah anaknya, yang merupakan hasil hubungan gelap dengan pria yang bukan suaminya.
Berdasarkan hasil interogasi ini, FA mengaku alasannya membuang anaknya sendiri lantaran tidak mampu merawat dan berharap anaknya akan ditemukan orang untuk dirawat. “Posisi bayi saat ini dirawat di rumah sakit Bhayangkara Polda DIY,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.