Dishub Bantul Renovasi 133 Lampu Trotoar Jalan Sudirman
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Sedikitnya 10.000 bayi di Kabupaten Bantul menjadi sasaran imunisasi heksavalen. Program ini menyasar bayi berusia 18, dua, dan lima bulan sebagai langkah perlindungan dari enam penyakit yang dinilai memiliki risiko tinggi bagi kesehatan anak.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan imunisasi heksavalen merupakan upaya penting untuk memastikan tumbuh kembang anak Bantul tetap optimal. Vaksin tersebut memberikan perlindungan terhadap Hepatitis B, Difteri, Tetanus, Pertusis, Polio (IPV), serta Haemophilus influenzae tipe b (Hib).
“Semua anak Bantul harus diimunisasi. Nanti ada sweeping. Kami ingin anak-anak bebas atau setidaknya dampaknya diminimalkan dari penyakit-penyakit itu,” ujar Halim seusai sosialisasi imunisasi heksavalen di Kantor Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (28/11/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Tri Widiyantara menambahkan imunisasi heksavalen membuat proses vaksinasi lebih sederhana. Jika dahulu bayi menerima dua jenis suntikan—pentavalen dan IPV—kini satu kali penyuntikan sudah mencakup seluruh perlindungan tersebut.
“Sekarang bayi tidak lagi disuntik berkali-kali, cukup sekali sudah aman,” ujarnya.
DIY termasuk salah satu provinsi percontohan penerapan imunisasi heksavalen bersama Bali dan NTB. Di Bantul, seluruh puskesmas sudah mulai memberikan layanan ini sejak Oktober dengan jadwal pelayanan menyesuaikan masing-masing fasilitas.
Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan RI Prima Yosephine menyampaikan bahwa saat ini imunisasi heksavalen baru berjalan di sembilan provinsi. DIY dipilih karena capaian imunisasi dasarnya tergolong baik.
Ia berharap cakupan program bisa diperluas secara nasional mulai tahun depan.
“Target kami minimal 95 persen. Kalau bisa 100 persen lebih baik. Karena ada satu dua anak yang tidak bisa diimunisasi karena kondisi tertentu, makanya targetnya 95 persen,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.