Ribuan PPPK Gunungkidul Hadapi Masa Kritis Kontrak Segera Habis
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – JA,26, tersangka kasus pencurian handphone kabur dari tahanan Mapolsek Gedangsari pada Kamis (4/3/2021). Upaya pencarian masih dilakukan hingga Senin (8/3/2021) dengan melibatkan tim gabungan dari Polres dan Polda DIY.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, tahanan kabur di Gedangsari bermula pada penanganan kasus pencurian handphone oleh Polsek Setempat. Hasil dari pemeriksaan awal, JA kabur dengan dalih meminta makan dan minuman kepada petugas untuk berbuka puasa.
Permintaan ini pun dipenuhi dengan mencarikan makanan. Nahasnya, pintu di ruang tahanan lupa dikunci sehingga digunakan untuk yang bersangkutan kabur. “Saat petugas datang, tersangka sudah kabur dan hingga sekarang [Senin siang] masing dalam pencarian,” kata Suryanto kepada wartawan, Senin.
Dia menjelaskan, upaya pencarian tidak hanya melibatkan tim dari polsek. Namun demikian, juga mendapatkan bantuan dari jajaran Polsek Gunungkidul. “Tim dari Polda juga naik untuk mencari,” ujarnya.
Baca juga: Angka Kekerasan Terhadap Perempuan di DIY Melonjak, Pandemi Jadi Salah Satu Penyebab
Suryanto menambahkan, sesuai dengan instruksi dari Kapolres, seluruh jajaran diminta untuk membantu dalam upaya pencarian sehingga tersangka bisa diamankan kembali. “Kami juga sudah menetapkan DPO kepada tersangka yang kabur,” katanya.
Masih Berkeliaran
Kaburnya tersangka JA ikut menjadi perbincangan warga. Bahkan pada Minggu (7/2/2021) warga Kalurahan Putat di Kapanewon Patuk dihebohkan adanya salah seorang yang sedang jajan di angkringan yang mirip dengan tersangka.
“Untuk kepastian apakah orang yang dilihat itu benar tersangka atau bukan, warga tidak tahu. Tapi berdasarkan percakapan antar warga memang wajahnya mirip dengan tersangka,” kata Gunawan, salah seorang warga Putat.
Baca juga: Ruang Rawat Inap Puskesmas Samigaluh II untuk Tampung Pasien Covid-19
Menurut dia, kabar ini pun menjadi toping di grup WA kampung. Bahkan, sambung Gunawan, ada yang melihat orang yang mirip tersangka sedang meminta makan dan minuman di Dusun Bobung.
Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa saat dikonfirmasi kemarin membenaran adanya informasi yang beredar tentang keberadaan pelaku di wilayah Putat. Hanya saja, kebenaran informasi ini masih belum dipastikan karena JA hingga sekarang belum ditemukan. “Banyak informasi yang beredar. Sebab, selain di Putat ada kabar yang mengatakan pelaku di wilayah Nglegi, tapi hal tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya,” kata Hendra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
Korban dugaan penyiksaan di percetakan Jakarta Pusat mengaku masih trauma. Said Iqbal memastikan negara menanggung biaya pengobatan korban.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 2 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000.
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Sebanyak 74 ASN Kemenag Kulonprogo mengikuti mentoring IT untuk meningkatkan kecakapan digital dan mendukung pelayanan berbasis teknologi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 2 Juli 2026 lengkap beserta rute menuju Kota Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 per penumpang.