Zico Ingatkan Brasil, Jepang Kini Lebih Berbahaya di Piala Dunia 2026
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko hastaryo menyatakan hingga kini proses pemberian vaksin di wilayah ini untuk dua dosis hampir mencapai angka 20.000 orang.
Capaian penerima vaksin berdasarkan data per 7 Maret menunjukkan, untuk SDM Kesehatan yang menerima dosis kedua mencapai 13.774 orang dan yang menerima dosis pertama tercatat 16.689 orang. Untuk TNI Polri, katanya, datanya belum masuk
Tokoh masyarakat yang menerima dosis pertama sebanyak 145 orang dan pamong kalurahan 1572 orang. Untuk ASN dosis pertama vaksin di lingkungan Pemkab tercatat 525 orang. Jumlah tersebut belum termasuk data penerima vaksin massal untuk ASN yang digelar Senin (8/3/2021) hingga Rabu (10/3/2021) yang targetnya 3.000 ASN.
BACA JUGA: Ribuan Guru di Sleman Divaksin Covid-19
"Untuk vaksinasi massal ASN tiga hari kemarin, hari pertama 880 orang, hari kedua 1.250 orang dam hari ketiga 1.400 orang, totalnya 3.530 orang. Jadi melebihi target," kata Joko, Jumat (12/3/2021).
Jumlah ASN yang terdaftar dalam aplikasi, kata Joko, sebanyak 7.254 orang. Angka tersebut termasuk ASN di 17 kapanewon. "Untuk vaksinasi massal bagi ASN kemarin yang gagal tidak ada, yang pending hanya sedikit, tidak sampai 1%,"kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Polres Bantul mengungkap penipuan bermodus modal usaha Rp80 juta. Korban kehilangan dua mobil dan BPKB dengan kerugian sekitar Rp100 juta.
Polisi memeriksa kontraktor dan sejumlah saksi untuk mengusut tewasnya bocah 4 tahun yang terjatuh ke lubang proyek di Tebet, Jakarta Selatan.
BMKG menyiapkan operasi modifikasi cuaca pada awal Oktober untuk menjaga pasokan air waduk dan mengantisipasi kekeringan di Pulau Jawa.
Taman Pintar Jogja memprioritaskan layanan shuttle dari kantong parkir selama libur sekolah untuk memudahkan akses pengunjung.
Bantuan RTLH Kulonprogo senilai Rp20 juta ditolak sejumlah warga karena tidak mampu menambah biaya renovasi rumah.