Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Prosesi ritual upacara Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian menyambut hari raya Nyepi digelardi plataran Candi Prambanan, Sabtu (13/3/2021)/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Ritual Upacara Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian menyambut hari raya Nyepi digelar
di plataran Candi Prambanan, Sabtu (13/3/2021). Perayaan yang mengangkat tema ‘Memayu Hayuning Bhuwana dan Meningkatkan Harmoni Menuju Indonesia Sehat’ ini mengajak umat untuk refleksi terhadap kondisi saat ini dan membangun kehidupan yang lebih baik lagi.
"Mari momentum ini kita gunakan untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh bangsa Indonesia diberi kekuatan. Momen ini bisa digunakan untuk membangun kehidupan yang baru, kehidupan yang lebih baik untuk menghadapi tantangan di era pandemi ini," ujar Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dalam sambutannya pada upacara tersebut.
Upacara Tawur Agung dilaksanakan sebagai proses penyucian manusia dapat hidup selaras dengan alam semesta dan melestarikan keharmonisan dengan alam. Biasanya, Ritual Tawur Agung diisi oleh beragam kegiatan seperti tari Ogoh-ogoh dan pentas tari budaya.
Baca juga: Merapi Semburkan 12 Awan Panas & 226 Guguran Lava dalam Sepekan, Puncak Berubah
Tahun ini, ritual jelang Nyepi ini diselenggarakan secara sederhana dan penuh khidmat. Untuk perayaan kali ini penyelenggara membatasi jumlah orang yang datang langsung. "Paling banyak memang di Prambanan dengan jumlah 100 peserta. Di tempat lain hanya 50 orang. Kami mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah demi ikut serta menurunkan kurva pandemi," ujar Ketua Panitia Nyepi 1 Saka 1943 I Wayan Tartama.
Tawur Agung Kesanga terdiri dari beberapa prosesi, seperti prosesi Mendak Tirta alias menjemput air suci. Dalam ritual ini, para umat beriringan mengarak umbul-umbul, berbagai persembahan diiringi bunyi gamelan menuju ke Candi Siwa.
Setelah itu, rombongan berjalan mengelilingi Candi Dewa Siwa sebanyak tiga kali searah jarum jam.
Prosesi Pradaksina kali ini berjalan dalam suasana yang khusyuk mengingat peserta dalam jumlah terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setelah itu, rombongan pembawa Tirta disambut dengan tari penyambut Tirta yang bertajuk Tari Rejang Dewa. Tari klasik ini merupakan tari yang mengiringi tirta Tawur Kesanga yang nantinya menjadi medium penyucian peserta upacara.
Dalam momen ini, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mengajak seluruh peserta agar lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan, terutama di kala pandemi ini. Penyelenggaraan Tawur Kesanga ini diharapkan bermakna spiritual dan ritual buat seluruh umat hidup untuk lebih mendekatkan diri kepada sumber kehidupan.
Baca juga: Pemkab Bantul Sudah Dua Kali Berangkatkan Tenaga Kerja ke Perusahaan Batam
"Prosesi ini bisa menjadi momentum pengingat, betapa lemahnya kita terhadap alam. Pandemi ini ternyata bisa melumpuhkan seluruh aktivitas kegiatan kita. Semoga melalui prosesi ini, kita lebih bijaksana
dalam menjalani kehidupan," harapnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.