Aldila Sutjiadi ke Perempat Final DC Open 2026, Kalahkan Unggulan!
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Petugas dari Polres Bantul membawa tersangka penyalahgunaan obat terlarang, psikotropika dan narkoba di Mapolres Bantul, Rabu (17/3). Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Polres Bantul mengklaim adanya peningkatan penyalahgunaan obat terlarang, psikotropika dan narkoba selama pandemi Covid-19. Oleh karena itu, sejumlah upaya harus dilakukan agar tingkat penyalahgunaan ini mampu ditekan.
"Jika dilihat dari barang bukti dan tersangka memang mengalami peningkatan," kata Kasat Narkoba Polres Bantul AKP Archey Nevada, di Mapolres Bantul, Rabu (17/3/2021).
Archey mengungkapkan pada Februari 2021, ada 16 tersangka, dengan jumlah barang bukti sebanyak 1.500 butir pil berbahaya. Sementara untuk Maret, hingga Rabu (17/3) Polres telah mengamankan sebanyak 3 tersangka dengan barang bukti berupa 3.500 butir pil berbahaya.
BACA JUGA : Polres Bantul Tangkap Belasan Pelaku Penyalahgunaan
Oleh karena itu, Archey menyatakan terus berupaya menekan peningkatan angka tersebut. Tidak hanya bekerja sama dengan Polda DIY, Polres juga menggandeng Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bantul serta memaksimalkan penyuluhan ke masyarakat akan bahaya narkoba.
"Karena Narkoba sangat berbahaya bagi generasi anak bangsa," lanjutnya.
Khusus untuk bulan Maret, Archey mengungkapkan selain mengamankan tiga tersangka penyalahgunaan obat, Polres juga mengamankan dua pelaku pengedar narkotika dan psikotropika.
AS, 22, warga Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat ditangkap di Bangunharjo, Sewon, Sabtu (6/3) karena mengedarkan psikotropika berupa 21 butir riklona dan 8 butir alpazolam.
Sedangkan untuk pengedar narkotika berupa tembakau gorila, Polres mengamankan MF, warga Baturetno, Banguntapan dengan barang bukti berupa 130,21 gram.
BACA JUGA : Kasus Narkoba di Bantul Justru Meningkat saat Pandemi
"Untuk penjualannya semua melalui online. Dan dibungkus dengan plastik kecil seperti bungkus kopi atau teh," terang Archey.
Sebelumnya, peningkatan kasus narkoba selama pandemi juga diakui oleh Kepala BNNK Bantul Arfin Munajah mengalami peningkatan.
Arfin mengatakan selama 2020 pihaknya telah melakukan dua kali penangkapan dengan jumlah tersangka mencapai 3 orang. Jumlah ini melebihi dari target dan hasil tankapan BNNK pada 2019 lalu.
"Di 2019 ada satu kasus yang berhasil kami tangani. Di 2020 target kami hanya satu kasus, tapi berhasil menyelesaikan 2 kasus dengan 3 tersangka. Artinya memang, pandemi tidak membuat peredaran narkoba mengalami penurunan,” kata Arfin.
Selain jumlah kasus yang meningkat, Arfin menambahkan, ada peningkatan jumlah barang bukti. Di mana pada 2020 ada 120 gram sabu-sabu yang berhasil diamankan. "Padahal pada 2019 hanya dapat 90 gram,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.