Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Arus lalu lintas di Jalan Gito Gati seperti terlihat Senin (7/1/2018)/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk memperlancar proyek peningkatan dan pelebaran Jalan Gito-Gati, jalan tersebut ditutup sementara. Penutupan dilakukan mulai 22-31 Maret mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ruas Jalan Denggung-Wonorejo Bidang Binamarga DPUP-ESDM DIY, Wira Sasongko mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan berbagai sektor akses jalan Gito-Gati dibatasi untuk sementara waktu. "Ada tiga kebijakan yang dikeluarkan terkait rekayasa lalu lintas selama pekerjaan jalan Gito-Gati," kata Wira, Rabu (17/3/2021).
Berdasarkan rakor lintas sektor, selama proyek berlangsung rencana rekayasa lalu lintas yang diterapkan dilakukan penutupan total jalan Gito-Gati mulai 22-31 Maret mendatang. Jalan ditutup total mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. "Penutupan total dilakukan terkait dengan pekerjaan pemotongan pohon disepanjang jalan tersebut. Karena dinilai membahayakan bagi petugas maupun masyarakat yang lewat, maka kami ambil kebijakan untuk menutup akses untuk sementara waktu," paparnya.
BACA JUGA: Pelabuhan Tanjung Adikarto, Harapan DIY Menjaring Cuan Laut Selatan
Selain menutup total, pihaknya juga menerapkan kebijakan untuk penutupan yang bersifat situasional antara pukul 15.00-09.00 WIB. Untuk penutupan situasional ini, kebijakan rekayasa lalu lintasnya kendaraan hanya diperbolehkan dari arah Timur (jalan Palagan) ke arah Barat (jalan Magelang). "Kemudian, lanjut Wira, mulai 1 April sampai dengan 22 Juli lalu lintas kendaraan hanya dari diperbolehkan satu arah, yakni dari arah Timur ke Barat," katanya.
Wira mengakui, selama masa penutupan total pekerjaan tersebut akan berdampak secara ekonomi bagi pelaku usaha di sepanjang proyek. Dia berharap, kondisi tersebut dapat dipahami dan dimaklumi oleh pelaku usaha karena perbaikan jalan tersebut cukup mendesak dilakukan. Begitu juga dengan masyarakat yang biasa menggunakan jalan tersebut.
"Kami memahami kondisi tersebut. Pelaksana proyek juga sudah sampaikan surat pemberitahuan kepada pelaku usaha yang terdampak. Kepada pengguna jalan, kami berharap untuk sementara hindari jalan Gito-Gati," harapnya.
Sekadar diketahui, perbaikan jalan yang menghubungkan perempatan Denggung (Jalan Magelang) dan persimpangan Wonorejo Kamdanen (Jalan Palagan) sepanjang 2,48 km, untuk tahun ini dilakukan hanya 1 km saja. Jalan Gito-Gati yang semula hanya tujuh meter juga akan dilebarkan antara 9-11 meter dan dilengkapi dengan trotoar.
Proyek peningkatan ruas jalan tersebut dikerjakan oleh PT Putera Jaya Andalan Waktu di mana waktu pelaksanaannya 150 hari kalender sejak penandatanganan kontrak. Pelaksana proyek juga sudah memberikan surat edaran kepada warga dan pemilik usaha disepanjang jalan tersebut di mana peningkatan ruas jalan dimulai 15 Maret hingga 22 Juli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
PWI DIY bersama Tim Ad Hoc menemui Bupati Bantul untuk mendorong pengusulan wartawan Udin sebagai Pahlawan Nasional.
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW bermula beberapa abad setelah wafatnya Rasulullah dan berkembang menjadi tradisi umat Islam di Indonesia.
Pakar ULM mengingatkan bahaya kabut asap karhutla dan membagikan enam langkah melindungi diri dari paparan PM2.5.
Chelsea menang 3-2 atas Fulham di Craven Cottage lewat gol Joao Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer dalam drama lima gol.
Cek jadwal KSPN Jogja Selasa 25 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View, Pantai Drini dan Pantai Parangtritis, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif