SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengizinkan sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan secara ketat.
Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Kiswara di Gunungkidul, Selasa (23/3/2021) mengatakan mulai pekan ini, sekolah diizinkan melakukan pembelajaran tatap muka konsultatif.
"Pembelajaran tatap muka konsultatif diawali pelajar kelas VI SD dan kelas IX SMP. Namun belum semua sekolah melaksanakannya, karena masih ada sekolah yang masih melakukan sosialisasi terhadap pelajar maupun wali,” katanya.
BACA JUGA: Kubah Lava di Tengah Gunung Merapi Terus Tumbuh, Begini Penjelasan BPPTKG
Kiswara mengatakan pemberian izin sekolah tatap muka bisa dilakukan asalkan mendapatkan rekomendasi dari satuan tugas (satgas) COVID-19 kecamatan setempat. Hal ini sesuai edaran (SE) Disdikpora Gunung Kidul, sekolah wajib memiliki rekomendasi satgas untuk tatap muka konsultatif.
"Pelaksanaan kegiatan belajar secara tetap muka di lapangan tidak bisa dilakukan secara serentak,” katanya.
Menurutnya, dengan munculnya SE tersebut Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) Tahun 2020/2021 pengganti ujian nasional dilaksanakan secara tatap muka. Seperti diketahui, ASPD menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) sesuai kebijakan pusat.
"Berdasarkan pengecekan di setiap sekolah, mayoritas sekolah di Gunung Kidul sudah siap melaksanakan UN sesuai kebijakan pemerintah pusat," katanya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Wonosari Purwanto mengatakan sekolahnya belum melaksanakan tatap muka konsultatif. Proses KBM masih dilakukan secara daring karena menunggu rekomendasi dari satgas kecamatan.
"Kami telah mengajukan izin ke satgas. Kalau rekomendasi turun, kami lansung melaksanakan sistem bejalar secara tatap muka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.